Memasuki Tahun Ajaran Baru, MPLS Menyenangkan Harus Diwujudkan
Rabu, 12 Juli 2023 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Rizal menjelaskan, saat ini, sebanyak 1.300 lebih sekolah di seluruh jenjang pendidikan di seluruh wilayah Indonesia seperti Aceh, Riau, Cirebon, Pekalongan, dan Katingan terlibat dalam MPLS Menyenangkan. Keterlibatan tidak hanya berasal dari komunitas GSM melainkan 45% dari 100% berasal dari luar komunitas GSM.
Menurut Rizal, hal yang unik dari MPLS ini juga menjadi sarana bagi guru dan sekolah untuk berkolaborasi dalam penerapan MPLS Menyenangkan. Tidak perlu ada pelatihan khusus dalam menciptakan budaya baru sekolah ini.
Sasaran MPLS ini adalah sekolah pinggiran dan sekolah negeri yang tidak memiliki dana cukup. Sehingga, MPLS yang menyenangkan bisa juga terjadi di sekolah-sekolah rakyat dan dirasakan oleh seluruh siswa tanpa terkecuali.
MPLS Menyenangkan dipersiapkan untuk menjadi obat massal untuk pendidikan. Novi Poespita Candra sebagai Co-Founder GSM menuturkan, sering kali permasalahan seperti kenakalan remaja tidak dianggap sebagai permasalahan pendidikan.
Sementara upaya untuk mengubah budaya lebih sering terfokus pada kurikulum, akademik, dan hal-hal pembelajaran. Namun, untuk menghilangkan kekerasan dalam sekolah dan menciptakan pendidikan memanusiakan, dibutuhkan obat massal yang diberikan kepada pendidikan, yaitu dengan menanamkan budaya meraki di tahun ajaran baru.
"Ini menjadi upaya untuk adanya semangat belajar dan semangat interaksi baru untuk seluruh pihak sekolah. Maka MPLS Menyenangkan digunakan untuk menyelesaikan permasalahan kronis di dunia pendidikan,” tutup Rizal.
Menurut Rizal, hal yang unik dari MPLS ini juga menjadi sarana bagi guru dan sekolah untuk berkolaborasi dalam penerapan MPLS Menyenangkan. Tidak perlu ada pelatihan khusus dalam menciptakan budaya baru sekolah ini.
Sasaran MPLS ini adalah sekolah pinggiran dan sekolah negeri yang tidak memiliki dana cukup. Sehingga, MPLS yang menyenangkan bisa juga terjadi di sekolah-sekolah rakyat dan dirasakan oleh seluruh siswa tanpa terkecuali.
MPLS Menyenangkan dipersiapkan untuk menjadi obat massal untuk pendidikan. Novi Poespita Candra sebagai Co-Founder GSM menuturkan, sering kali permasalahan seperti kenakalan remaja tidak dianggap sebagai permasalahan pendidikan.
Sementara upaya untuk mengubah budaya lebih sering terfokus pada kurikulum, akademik, dan hal-hal pembelajaran. Namun, untuk menghilangkan kekerasan dalam sekolah dan menciptakan pendidikan memanusiakan, dibutuhkan obat massal yang diberikan kepada pendidikan, yaitu dengan menanamkan budaya meraki di tahun ajaran baru.
"Ini menjadi upaya untuk adanya semangat belajar dan semangat interaksi baru untuk seluruh pihak sekolah. Maka MPLS Menyenangkan digunakan untuk menyelesaikan permasalahan kronis di dunia pendidikan,” tutup Rizal.
(nnz)
Lihat Juga :