Profesor ITS Dorong Pemanfaatan AI untuk Pelestarian Naskah Kuno, Seperti Apa Penelitiannya?
Selasa, 15 Agustus 2023 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
“Implementasi bidang ini bisa berbagai macam tapi penelitian saya berfokus pada tiga bidang,” sebut dosen Departemen Teknik Informatika ini.
Dosen yang pernah mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden Republik Indonesia ini juga mengatakan bahwa pada penelitiannya perihal pengenalan jenis ikan membahas delapan jenis ikan konsumsi.
Visi komputer di sini digunakan untuk mengenal jenis ikan, tingkat kesegarannya, dan lain-lain. Pengembangan pengenalan ini memungkinkan para peneliti untuk mengklasifikasikan jenis ikan lebih efisien sehingga memudahkan penelitian ke depannya.
Baca juga: 10 Perguruan Tinggi Islam Swasta Terfavorit di Indonesia, Tak Kalah dengan UIN
Selanjutnya dalam penelitiannya perihal pengenalan aksara Bali, Kepala Laboratorium Komputasi Cerdas dan Visi ini menilai prosesnya cukup menantang karena aksara berada di naskah lontar kuno.
Naskah lontar merupakan dokumen warisan sejarah Bali yang ditulis menggunakan pisau khusus (pengrupak) pada daun lontar kering. Meskipun begitu, Nanik tetap gigih melakukan penelitiannya. Nanik menilai pengaplikasian AI di sini akan memudahkan pelestarian budaya kuno ke depannya.
Nanik menganggap penelitiannya yang berfokus pada bahasa isyarat menjadi yang paling menantang. Hal tersebut dikarenakan dataset yang digunakan untuk AI berbentuk video, sehingga AI bekerja lebih banyak.
Dosen yang pernah mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden Republik Indonesia ini juga mengatakan bahwa pada penelitiannya perihal pengenalan jenis ikan membahas delapan jenis ikan konsumsi.
Visi komputer di sini digunakan untuk mengenal jenis ikan, tingkat kesegarannya, dan lain-lain. Pengembangan pengenalan ini memungkinkan para peneliti untuk mengklasifikasikan jenis ikan lebih efisien sehingga memudahkan penelitian ke depannya.
Baca juga: 10 Perguruan Tinggi Islam Swasta Terfavorit di Indonesia, Tak Kalah dengan UIN
Selanjutnya dalam penelitiannya perihal pengenalan aksara Bali, Kepala Laboratorium Komputasi Cerdas dan Visi ini menilai prosesnya cukup menantang karena aksara berada di naskah lontar kuno.
Naskah lontar merupakan dokumen warisan sejarah Bali yang ditulis menggunakan pisau khusus (pengrupak) pada daun lontar kering. Meskipun begitu, Nanik tetap gigih melakukan penelitiannya. Nanik menilai pengaplikasian AI di sini akan memudahkan pelestarian budaya kuno ke depannya.
Nanik menganggap penelitiannya yang berfokus pada bahasa isyarat menjadi yang paling menantang. Hal tersebut dikarenakan dataset yang digunakan untuk AI berbentuk video, sehingga AI bekerja lebih banyak.
Lihat Juga :