Rektor Ungkap Lulusan UGM Didominasi Perempuan: Bentuk Kesetaraan Gender
Kamis, 17 Agustus 2023 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ova, rektor perempuan kedua yang memimpin UGM ini, penghargaan bangsa Indonesia pada kesetaraan gender ini menjadi perhatian dari negara luar. Rektor bercerita ia pernah diundang khusus ke Jepang untuk membicarakan kesetaraan gender di Indonesia.
Baca juga: 20 Macam Profesi Kedokteran di Indonesia Selain Dokter Umum, Apa Saja?
“Pihak Jepang mengundang kita karena kesetaraan gender dianggap lebih tinggi dan lebih bagus karena kedudukan laki-laki dan perempuan sama. Berbeda dengan di Jepang, perempuan masih diberi reward lebih rendah dari laki-laki. Sementara kalau di kita, sesuai memiliki kompetensi siapapun berhak lebih tinggi,” ujarnya.
Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Indonesia, Venusiana, mengatakan BUMN menargetkan 25 persen target kepemimpinan perempuan tercapai pada tahun 2023. “Di Telkom, 30 persen kepemimpinan perempuan sudah tercapai justru melebihi target dari BUMN,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak para mahasiswa perempuan dari UGM untuk berkarya di BUMN terutama di Telkom. Ia menyebutkan BUMN ingin mencetak talenta digital sebanyak 120 ribu pada tahun 2023 dan menjadi 200 ribu talenta pada tahun 2024.
Baca juga: 20 Macam Profesi Kedokteran di Indonesia Selain Dokter Umum, Apa Saja?
“Pihak Jepang mengundang kita karena kesetaraan gender dianggap lebih tinggi dan lebih bagus karena kedudukan laki-laki dan perempuan sama. Berbeda dengan di Jepang, perempuan masih diberi reward lebih rendah dari laki-laki. Sementara kalau di kita, sesuai memiliki kompetensi siapapun berhak lebih tinggi,” ujarnya.
Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Indonesia, Venusiana, mengatakan BUMN menargetkan 25 persen target kepemimpinan perempuan tercapai pada tahun 2023. “Di Telkom, 30 persen kepemimpinan perempuan sudah tercapai justru melebihi target dari BUMN,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak para mahasiswa perempuan dari UGM untuk berkarya di BUMN terutama di Telkom. Ia menyebutkan BUMN ingin mencetak talenta digital sebanyak 120 ribu pada tahun 2023 dan menjadi 200 ribu talenta pada tahun 2024.
(nnz)
Lihat Juga :