Skripsi Tidak Wajib Lagi? Jangan Senang Dulu, Ini 5 Opsi Bentuk Tugas Akhir Mahasiswa

Jum'at, 15 September 2023 - 10:20 WIB
loading...
Skripsi Tidak Wajib...
Kenali lima bentuk tugas akhir mahasiswa sebagai pengganti skripsi yang kini tak diwajibkan lagi. Foto/Dok/Kalbis Institute.
A A A
JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim membuat kebijakan mahasiswa bisa lulus tanpa skripsi . Meski tidak wajib lagi, sejatinya ada 5 bentuk tugas akhir sebagai pengganti skripsi tersebut.

Skripsi memang identik sebagai syarat kelulusan mahasiswa S1 maupun Sarjana Terapan (D4). Mahasiswa membuat suatu karya ilmiah sesuai jurusan masing-masing dan diajukan oleh mahasiswa semester 7 atau 8 sebagai persyaratan akhir pendidikan akademisnya.

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pun mendobrak stigma tersebut melalui Merdeka Belajar Episode 24 tentang Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi.

Dengan mengesahkan Permendikbudristek, Nadiem memberikan payung hukum mengenai opsi lain pengganti skripsi sebagai syarat kelulusan mahasiswa S1 dan D4.

Permendikbudristek No 53 Tahun 2023 ini menjadi dasar hukum bagi perguruan tinggi untuk membolehkan mahasiswanya membuat tugas akhir lain yang dikerjakan secara individu ataupun kelompok.

Baca juga: Kepoin Universitas Terbaik Dunia yang Menyediakan Alternatif Syarat Lulus Tanpa Skripsi

Dikutip dari Instagram Dirjen Diktiristek, berikut ini 5 opsi tugas akhir pengganti skripsi yang bisa dipilih mahasiswa.

5 Opsi Bentuk Tugas Akhir Pengganti Skripsi

1. Prototipe Produk


Prototipe merupakan bentuk tugas akhir yang menghasilkan purwarupa untuk membuat model dan contoh produk atau sistem yang ingin dikembangkan atau diperbaiki.

Biasanya luaran dari tugas akhir ini dapat berbentuk fisik dan nonfisik (seperti perangkat lunak). Universitas Airlangga, Universitas Muhammadiyah Malang, dan masih banyak lagi kampus sudah menggunakan opsi prototipe ini.

2. Publikasi Ilmiah


Beberapa universitas publikasi ilmiah dapat dikonversikan setara dengan tugas akhir. Tulisan-tulisan ilmiah mahasiswa sebagai hasil kajaian teoritis dan analisis terhadap suatu fenomena harus dipublikasi di situs jurnal nasional dan juga internasional.

Kebijakan ini pun sudah diterapkan di banyak universitas di Tanah Air.

3. Skripsi Karya

Baca juga: Apakah Benar Skripsi Itu Susah Sehingga Sekarang Tidak Diwajibkan Lagi? Ini Penjelasannya

Ini merupakan bentuk tugas akhir yang dapat berupa laporan magang, policy brief, film/video dokumenter, atau bentuk sejenis lainnya. Melalui skripsi karya mahasiswa dibebaskan membuat tugas akhirnya dengan menyesuaikan rumpun dan bidang keilmuan masing-masing.

Salah satu perguruan tinggi yang sudah menerapkan kebijakan ini adalah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM).

4. Proyek


Proyek yang dilakukan mahasiswa sebagai tugas akhirnya dapat dilaksanakan secara individu, kelompok bersama tim mahasiswa maupun dengan dosen.

Hasil luaran yang diharapkan berupa karya inovatif yang relevan dengan disiplin ilmu mahasiswa.

Universitas Telkom, Universitas Lampung, Institut Teknologi Bandung, IPB University, dan banyak kampus lainnya sudah memberikan opsi proyek sebagai tugas akhir untuk kelulusan mahasiswanya.

5. Prestasi


Opsi tugas akhir lainnya bisa berupa prestasi di bidang apa pun yang bisa direkognisi setara dengan tugas akhir. Tidak hanya prestasi akademik namun nonakademik seperti lomba, kejuaraan olahraga, kompetisi ilmiah, pertukaran pelajar, pengabdian masyarakat, dan kegiatan lainnya pun bisa disesuaikan degan kebijakan kampus masing-masing.

Itu tadi 5 opsi tugas akhir sebagai pengganti skripsi untuk syarat kelulusan mahasiswa. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia SINDOnews.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Rekomendasi
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
Gokil, 5 Parfum Termahal...
Gokil, 5 Parfum Termahal di Dunia Ini Harganya Tidak Masuk Akal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved