Jangan Terburu Buka Sekolah, Kurikulum Adaptif Harus Disiapkan
Minggu, 02 Agustus 2020 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Ia memberikan solusi kepada tim Penangan COVID-19 agar Dinas Pendidikan Kota Surabaya membuat kurikulum darurat yang adaptif, tanpa harus menggelar pendidikan dengan sistem tatap muka. (Baca juga: 4.066 Siswa Terkendala Daring, Disdik Salatiga Kaji Bantuan Kuota Internet )
"Saya tidak ingin menjadi bagian dari 79 daerah yang melanggar SKB seperti statement Sekjen Kemendikbud. Solusi dari saya, pertama gugus tugas mengajak seluruh warga peduli pendidikan untuk menjadikan Surabaya menjadi zona orange kemudian hijau dengan menerapkan protokol kesehatan di manapun berada," ungkapnya.
Selian itu, katanya, Dinas Pendidikan juga bisa segera membuat kurikulum darurat daerah yang adaptif dengan berkolaborasi dengan guru-guru se-Surabaya.
"Jadi tidak hanya teknis memilih tatap muka atau belajar di rumah yang menjadi ukuran pembelajaran, tetapi juga materi darurat juga perlu diperhatikan demi menjaga anak-anak kita dari resiko tertularnya COVID-19," jelasnya.
"Saya tidak ingin menjadi bagian dari 79 daerah yang melanggar SKB seperti statement Sekjen Kemendikbud. Solusi dari saya, pertama gugus tugas mengajak seluruh warga peduli pendidikan untuk menjadikan Surabaya menjadi zona orange kemudian hijau dengan menerapkan protokol kesehatan di manapun berada," ungkapnya.
Selian itu, katanya, Dinas Pendidikan juga bisa segera membuat kurikulum darurat daerah yang adaptif dengan berkolaborasi dengan guru-guru se-Surabaya.
"Jadi tidak hanya teknis memilih tatap muka atau belajar di rumah yang menjadi ukuran pembelajaran, tetapi juga materi darurat juga perlu diperhatikan demi menjaga anak-anak kita dari resiko tertularnya COVID-19," jelasnya.
(mpw)
Lihat Juga :