Generasi Milenial di Indonesia Mayoritas Hanya Menamatkan Pendidikan Tingkat SMA
Kamis, 05 Oktober 2023 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
8. Profesi (0,08%)
9. S2/S3 (0,47%)
Baca juga: Generasi Milenial Melek Pasar Modal
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa istilah milenial pertama kali diciptakan oleh Neil Howe dan William Strauss yang penelitiannya terkait milenial pun menjadi acuan untuk banyak penelitian.
Keduanya menciptakan istilah milenial tersebut pada tahun 1991 untuk menyebut kelompok yang lahir pada sekitar tahun 1982 hingga 2004 dalam bukunya yang berjudul Generations.
Generasi milenial disebut sebagai generasi yang pertama kali berkenalan atau mengenal teknologi. Mulai dari televisi, radio maupun teknologi lainnya. Oleh karena itu, generasi milenial cenderung menghabiskan kebanyakan waktunya dengan menggunakan gadget, seperti ponsel pintar dan lain sebagainya.
Fakta lain dari generasi milenial ialah mengenai pekerjaannya. Baby boomers yaitu orang tua dari generasi milenial cenderung memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan generasi milenial.
Studi lain yang dilakukan oleh Young Invicible menunjukkan bahwa generasi milenial dapat menghasilkan gaji atau memperoleh pendapatan sebesar 20 persen lebih sedikit daripada orang tua mereka yang termasuk dalam generasi baby boomers.
Fakta keempat dari generasi milenial, ialah menyukai pengembangan diri atau self improvement. Generasi milenial cenderung tertarik dalam hal pengembangan diri. Hal tersebut terbukti dengan sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2015.
Dibandingkan generasi sebelumnya, generasi milenial memiliki pendidikan yang lebih tinggi. Sekitar 40% dari generasi milenial, diketahui memiliki tingkat pendidikan serta gelar sarjana lebih tinggi, apabila dibandingkan dengan gen x yang saat itu memiliki usia yang sama dengan generasi milenial.
9. S2/S3 (0,47%)
Baca juga: Generasi Milenial Melek Pasar Modal
Fakta-Fakta Generasi Milenial
1. Istilah milenial pertama kali diciptakan pada tahun 1991
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa istilah milenial pertama kali diciptakan oleh Neil Howe dan William Strauss yang penelitiannya terkait milenial pun menjadi acuan untuk banyak penelitian.
Keduanya menciptakan istilah milenial tersebut pada tahun 1991 untuk menyebut kelompok yang lahir pada sekitar tahun 1982 hingga 2004 dalam bukunya yang berjudul Generations.
2. Kebanyakan dari milenial menghabiskan 85% waktunya untuk menggunakan gadget.
Generasi milenial disebut sebagai generasi yang pertama kali berkenalan atau mengenal teknologi. Mulai dari televisi, radio maupun teknologi lainnya. Oleh karena itu, generasi milenial cenderung menghabiskan kebanyakan waktunya dengan menggunakan gadget, seperti ponsel pintar dan lain sebagainya.
3. Meraih pendapatan yang cenderung lebih kecil dibandingkan baby boomer
Fakta lain dari generasi milenial ialah mengenai pekerjaannya. Baby boomers yaitu orang tua dari generasi milenial cenderung memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan generasi milenial.
Studi lain yang dilakukan oleh Young Invicible menunjukkan bahwa generasi milenial dapat menghasilkan gaji atau memperoleh pendapatan sebesar 20 persen lebih sedikit daripada orang tua mereka yang termasuk dalam generasi baby boomers.
4. Gemar melakukan pengembangan diri.
Fakta keempat dari generasi milenial, ialah menyukai pengembangan diri atau self improvement. Generasi milenial cenderung tertarik dalam hal pengembangan diri. Hal tersebut terbukti dengan sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2015.
5. Memiliki pendidikan tinggi, dibandingkan generasi sebelumnya.
Dibandingkan generasi sebelumnya, generasi milenial memiliki pendidikan yang lebih tinggi. Sekitar 40% dari generasi milenial, diketahui memiliki tingkat pendidikan serta gelar sarjana lebih tinggi, apabila dibandingkan dengan gen x yang saat itu memiliki usia yang sama dengan generasi milenial.
(wyn)
Lihat Juga :