Pelajar Butuh Pendidikan Literasi untuk Tangkal Dampak Negatif Dunia Digital

Kamis, 19 Oktober 2023 - 13:15 WIB
loading...
Pelajar Butuh Pendidikan...
Para pelajar butuh literai digital agar terhindar dari dampak negatif budaya digital seperti kecanduan digital dan kejahatan siber. Foto ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Budaya digital mampu mengubah bentuk perilaku, norma, dan nilai-nilai yang berkaitan dengan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak perlu dijauhkan dari dampak negatif budaya digital, yakni kecanduan digital, kejahatan siber, perundungan (cyber bullying), dan informasi palsu (hoaks).

Karena itu era digital butuh literasi dalam berbudaya digital. Literasi akan memungkinkan individu memanfaatkan informasi secara efektif, menyiapkan individu dalam menghadapi teknologi masa depan.

”Dunia digital mampu memperluas jaringan dan interaksi sosial, akses ke berbagai alat dan platform untuk mengekspresikan kreativitas secara digital, maupun cara bekerja, berbelanja, mencari informasi, mengakses hiburan, hingga akses global pengetahuan dan pembelajaran,” jelas Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dikbudpora Kabupaten Lombok Utara, Bambang Siswanto dalam webinar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kamis (19/10/2023).

Diskusi virtual bertajuk ”Kreatif di Dunia Digital Sejak Dini” merupakan kerja sama antara Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Dikbudpora Kabupaten Lombok Utara untuk komunitas pendidikan di wilayah Bali-Nusa Tenggara.

Baca juga: Bijak Bermedia Sosial, Perbanyak Produksi Konten Positif di Era Digital

Bambang mengatakan, dunia digital (internet) telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Perkembangan dunia digital kini telah mempengaruhi cara berinteraksi, kreativitas, pendidikan, dan perubahan gaya hidup keseharian manusia.

Bambang menjelaskan, perkembangan dan tren budaya digital ditandai dengan munculnya media sosial, live streaming, e-commerce dan augmented reality (AR) atau penggunaan teknologi dalam industri, pendidikan, hiburan, gaming maupun pemesaran.

”Anak-anak perlu dijauhkan dari dampak negatif budaya digital. Ajarkan penggunaan media digital secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab,” urai Bambang

Diskusi untuk meningkatkan literasi dan pemahaman terkait teknologi digital bagi komunitas pendidikan itu, diikuti secara nobar oleh siswa dari berbagai sekolah menengah di Lombok Timur (Lotim). Di antaranya, SMPN 1 Kayangan, SMPN 2 Kayangan, SMPN 1 Gangga, SMPN 2 Gangga, SMPN 3 Gangga, SMP Islam Babussalam, dan SMAN 2 Labuapi.

Dari perspektif kecakapan digital, influencer Ana Livian menambahkan, kreativitas digital perlu ditanamkan kepada anak sejak dini agar mereka memiliki kompetensi kecakapan digital.

”Penanaman kecakapan digital sejak dini, membantu mereka dalam pemanfaatan media digital yang kreatif. Misalnya, menjadi konten kreator, pelaku e-commerce, gamer, konsultan IT, programmer, social media specialist, digital marketing, dan lainnya,” kata Ana.

Narasumber lain drummer kelompok musik Hijau Daun, Rio Aries Kusnanto menuturkan, anak-anak perlu diajarkan cara memanfaatkan media digital dengan aman. Salah satunya, yakni dengan menerapkan autentifikasi dua faktor (F2A) dan mengajarkannya kepada mereka.

”Jangan lupa, ajarkan membuat password yang aman, tidak menggunakan nama anak, orang tua, atau tanggal lahir. Perkenalkan kepada mereka adanya kejahatan dan penipuan online,” pungkasnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
MNC University Dukung...
MNC University Dukung SCORENCE 5.0, Perkuat Kepemimpinan dan Wawasan Pelajar Se-Jabodetabek
Coding Camp AI DBS Foundation...
Coding Camp AI DBS Foundation Bantu Siswa SMK Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Jam Belajar di Jakarta...
Jam Belajar di Jakarta selama Ramadan Disesuaikan, Paling Lambat Pulang Pukul 14.00 WIB
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved