20 Jurusan Vokasi dengan Persaingan Terketat di SNBT 2023, Acuan Menghitung Peluang di 2024

Rabu, 25 Oktober 2023 - 11:20 WIB
loading...
20 Jurusan Vokasi dengan...
Teknik Informatika, Politeknik Negeri Jakarta tercatat sebagai jurusan program vokasi dengan tingkat persaingan paling ketat di SNBT 2023. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ini 20 jurusan program vokasi dengan tingkat persaingan terketat di SNBT 2023. Program vokasi menjadi banyak pilihan calon mahasiswa yang menginginkan bisa langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus.

Dibanding model perguruan tinggi lain, program vokasi memiliki sejumlah kelebihan di antaranya lebih banyak bnelajar tentang praktik ketimbang teori. Untuk bisa kuliah di jurusan vokasi khususnya di kampus negeri maka calon mahasiswa wajib mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).

Selain belajar, salah satu strategi yang bisa diterapkan untuk memperbesar peluang lolos di SNBT adalah dengan melihat tingkat keketatan sebuah jurusan. Semakin ketat tingkat persaingan sebuah jurusan atau prodi, maka peluang untuk lolos makin kecil.

Sebaliknya jika tingkat persaingannya tidak terlalu ketat maka peluang untuk lolos besar. Artikel kali ini akan mengulas 20 jurusan program vokasi dengan tingkat persaingan terketat di SNBT 2023

20 Jurusan Program Vokasi dengan Tingkat Persaingan Terketat di SNBT 2023


1. Teknik Informatika, Politeknik Negeri Jakarta: 1,98%

2. Tata Boga, Universitas Negeri Yogyakarta: 2,29%

3. Teknik Informatika, Politeknik Negeri Bandung: 2,41%

4. Manajemen Informasi Kesehatan, Universitas Gadjah Mada: 2,77%

5. Tata Rias dan Kecantikan, Universitas Negeri Yogyakarta: 2,88%

6. Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi, Universitas Gadjah Mada: 3,07%

7. Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital, Universitas Negeri Jakarta: 3,13%

8. Seni Kuliner dan Pengolahan Jasa Makanan, Universitas Negeri Jakarta: 3,18%

9. Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Sebelas Maret: 3,28%

10. Teknik Mesin, Universitas Negeri Yogyakarta: 3,46%

11. Teknik Pertambangan, Universitas Negeri Padang: 4,16%

12. Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Bandung: 4,50%

13. Administrasi Perkantoran Digital, Universitas Negeri Jakarta: 4,79%

14. Teknik Alat Berat, Politeknik Negeri Padang: 4,95%

15. Akuntansi Keuangan, Politeknik Negeri Jakarta: 4,95%

16. Bisnis Kreatif, Universitas Indonesia: 4,97%

17. Akuntansi, Politeknik Negeri Bandung: 5,02%

18. Akuntansi Sektor Publik, Universitas Gadjah Mada: 5,03%

19. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Universitas Gadjah Mada: 5,26%

20. Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Yogyakarta: 5,35%

Kelebihan Program Vokasi


1. Kesempatan bekerja yang lebih luas


Keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat masuk sekolah vokasi adalah ketersediaan lapangan kerja yang lebih luas. Seorang sarjana terapan atau diploma memiliki kesempatan diterima bekerja lebih tinggi. Keahlian yang dimiliki benar-benar spesifik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau instansi tertentu

2. Mendapatkan keahlian dan pengalaman dalam waktu singkat


Alasan seseorang lebih suka masuk ke pendidikan vokasi karena memiliki keahlian dan pengalaman dalam waktu lebih singkat. Sekolah vokasi menawarkan program pendidikan yang lebih singkat daripada program sarjana. Jika kamu butuh waktu 4 tahun untuk meraih gelar sarjana, maka hanya perlu waktu 3 tahun saja untuk mendapatkan gelar diploma atau ahli madya untuk lulusan D3.

3. Bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi


Seorang lulusan sekolah vokasi tetap bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi. Misalnya kamu hanya lulusan D3 yang ingin meraih gelar sarjana, bisa memilih program ekstensi D3 ke S1. Kamu bisa menjalani aktivitas sebagai pekerja sembari kuliah. Tentu pilih kuliah kelas karyawan yang bisa dilakukan saat malam hari atau akhir pekan tiba.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
Unpad Terima 3.196 Mahasiswa...
Unpad Terima 3.196 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Simak Jadwal Daftar Ulang dan Unggah Dokumen
186 Ribu Kuota Jalur...
186 Ribu Kuota Jalur Mandiri PTN Masih Tersedia Bagi yang Gagal SNBT 2026
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Rekomendasi
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved