Kemendikbudristek Tetapkan 213 Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Yogya Terbanyak
Kamis, 26 Oktober 2023 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, untuk kategori Cagar Budaya Nasional, apresiasi diberikan kepada 19 Cagar Budaya Nasional. Yaitu Benda Cagar Budaya Arca Durga Mahisasuramardhini Nomor Inventaris 1996 Koleksi Museum Negeri Mpu Tantular, Benda Cagar Budaya Tengkorak Manusia Fosil Ngawi I Nomor Inventaris 02.21 Koleksi Museum Negeri Mpu Tantular, Benda Cagar Budaya Lukisan Pengantin Revolusi Karya Hendra Gunawan, Benda Cagar Budaya Lukisan Prambanan/Seko Karya S. Sudjojono, dan Benda Cagar Budaya Naskah Hukum Tanjung Tanah Kerinci.
Lalu Benda Cagar Budaya Perhiasan Dada Bermotif Cerita Garudeya Koleksi Museum Negeri Mpu Tantular di Provinsi Jawa Timur, Struktur Cagar Budaya Jembatan Kereta Api di Sungai Progo (Jembatan Mbeling), Struktur Cagar Budaya Makam Sultan Mahmud Riayat Syah, Struktur Cagar Budaya Petirtaan Sumberbeji Jombang, dan Bangunan Cagar Budaya Hotel Inna Garuda.
Kemudian ada Bangunan Cagar Budaya Gedung Agung di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Kawasan Cagar Budaya Pabrik Semen Indarung I, Situs Cagar Budaya Kompleks Percandian Padangroco, Situs Cagar Budaya Kompleks Eks Hoogere Kweekschool Purworejo, Bangunan Cagar Budaya Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada, dan Bangunan Cagar Budaya Gedung Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Lalu Situs Cagar Budaya Tamansari Kraton Yogyakarta, Struktur Cagar Budaya Kapal Perang Republik Indonesia Dewaruci, dan Situs Cagar Budaya Kampung Pertahanan Tuanku Tambusai di Dalu-Dalu.
Direktur Pelindungan Kebudayaan Kemendikbudristek Judi Wahjudin, menyampaikan pencapaian ini merupakan hasil jerih payah dan kerja keras semua pihak antara lain para Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, pemerintah daerah yang membidangi kebudayaan, Lembaga, Para Maestro, Pemilik dan Pengelola Cagar Budaya, pelaku serta masyarakat terkait.
“Acara yang dilaksanakan pada malam ini adalah bentuk apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, pelaku dan komunitas budaya, serta pemilik dan pengelola Cagar Budaya yang turut mendukung Penetapan Warisan Budaya sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa,” pungkasnya.
Lalu Benda Cagar Budaya Perhiasan Dada Bermotif Cerita Garudeya Koleksi Museum Negeri Mpu Tantular di Provinsi Jawa Timur, Struktur Cagar Budaya Jembatan Kereta Api di Sungai Progo (Jembatan Mbeling), Struktur Cagar Budaya Makam Sultan Mahmud Riayat Syah, Struktur Cagar Budaya Petirtaan Sumberbeji Jombang, dan Bangunan Cagar Budaya Hotel Inna Garuda.
Kemudian ada Bangunan Cagar Budaya Gedung Agung di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Kawasan Cagar Budaya Pabrik Semen Indarung I, Situs Cagar Budaya Kompleks Percandian Padangroco, Situs Cagar Budaya Kompleks Eks Hoogere Kweekschool Purworejo, Bangunan Cagar Budaya Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada, dan Bangunan Cagar Budaya Gedung Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Lalu Situs Cagar Budaya Tamansari Kraton Yogyakarta, Struktur Cagar Budaya Kapal Perang Republik Indonesia Dewaruci, dan Situs Cagar Budaya Kampung Pertahanan Tuanku Tambusai di Dalu-Dalu.
Direktur Pelindungan Kebudayaan Kemendikbudristek Judi Wahjudin, menyampaikan pencapaian ini merupakan hasil jerih payah dan kerja keras semua pihak antara lain para Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, pemerintah daerah yang membidangi kebudayaan, Lembaga, Para Maestro, Pemilik dan Pengelola Cagar Budaya, pelaku serta masyarakat terkait.
“Acara yang dilaksanakan pada malam ini adalah bentuk apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, pelaku dan komunitas budaya, serta pemilik dan pengelola Cagar Budaya yang turut mendukung Penetapan Warisan Budaya sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :