Cetak Sejarah, Sekolah Indonesia Jeddah Menang di OPSI 2023 dengan Inovasi Ini
Jum'at, 24 November 2023 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Karena untuk pertama kalinya dalam Sejarah, Tim MHC-SF dari SIJ berhasil mendapatkan medali emas. Nadira Jovi Alimin (kelas 12 IPS) dan Zahira Lukman Hakim (kelas 12 IPA), berhasil maju sampai babak final setelah bersaing dengan 1555 tim peneliti lainnya di bidang yang sama.
Final yang berlangsung awal November 2023 di Jakarta tersebut menjadi puncak lomba yang dimulai sejak bulan Maret lalu. “Proses lomba yang panjang terkadang membuat kami ingin give up. Bayangkan, mulai dari pendaftaran, pengunggahan proposal, penyampaian hasil review proposal, pelaksanaan penelitian, pengunggahan laporan hasil penelitian, penilaian naskah penelitian, sampai pada final, kami lalui selama 8 bulan,” ujar Pembina OPSI SIJ Mukarromah.
Baca juga: Untar Jadi Tuan Rumah OPSI 2023, Cetak Calon Peneliti Unggul
Awalnya Tim MHC-SF sempat pesimisTIS begitu melihat hasil penelitian group lain sebelum expo berlangsung tanggal 7 November 2023. “Semua bagus-bagus, memiliki daya inovasi tinggi dengan melibatkan teknologi dalam penelitian mereka. Apalagi, sekolah lain datang dengan membawa seluruh pernak pernik hasil penelitian untuk dipajang dan diberikan sebagai souvenir,” ucapnya.
“Sebaliknya, kami sebagai pendatang baru, tidak menyiapkan apa-apa selain poster yang diminta oleh panitia. Tapi kami yakin, aplikasi game kami bisa menjadi magnet bagi pengunjung.” Ujar Zahira mengingat situasi menegangkan sebelum menyiapkan pameran. Dan benar saja, banyak pengunjung tertarik setelah mencoba aplikasi game Innersight.
Sebenarnya apa Innersight? Innersight merupakan gamification dari alat ukur kesehatan Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF) yang dikembangkan oleh Keyes (2009) dan telah terbukti memiliki reliabilitas dan validitas tinggi. Nadira dan Zahira mengadaptasi MHC-SF dengan menyesuaikan butir soal sesuai dengan bahasa remaja.
Final yang berlangsung awal November 2023 di Jakarta tersebut menjadi puncak lomba yang dimulai sejak bulan Maret lalu. “Proses lomba yang panjang terkadang membuat kami ingin give up. Bayangkan, mulai dari pendaftaran, pengunggahan proposal, penyampaian hasil review proposal, pelaksanaan penelitian, pengunggahan laporan hasil penelitian, penilaian naskah penelitian, sampai pada final, kami lalui selama 8 bulan,” ujar Pembina OPSI SIJ Mukarromah.
Baca juga: Untar Jadi Tuan Rumah OPSI 2023, Cetak Calon Peneliti Unggul
Awalnya Tim MHC-SF sempat pesimisTIS begitu melihat hasil penelitian group lain sebelum expo berlangsung tanggal 7 November 2023. “Semua bagus-bagus, memiliki daya inovasi tinggi dengan melibatkan teknologi dalam penelitian mereka. Apalagi, sekolah lain datang dengan membawa seluruh pernak pernik hasil penelitian untuk dipajang dan diberikan sebagai souvenir,” ucapnya.
“Sebaliknya, kami sebagai pendatang baru, tidak menyiapkan apa-apa selain poster yang diminta oleh panitia. Tapi kami yakin, aplikasi game kami bisa menjadi magnet bagi pengunjung.” Ujar Zahira mengingat situasi menegangkan sebelum menyiapkan pameran. Dan benar saja, banyak pengunjung tertarik setelah mencoba aplikasi game Innersight.
Sebenarnya apa Innersight? Innersight merupakan gamification dari alat ukur kesehatan Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF) yang dikembangkan oleh Keyes (2009) dan telah terbukti memiliki reliabilitas dan validitas tinggi. Nadira dan Zahira mengadaptasi MHC-SF dengan menyesuaikan butir soal sesuai dengan bahasa remaja.
Lihat Juga :