Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Yogyakarta? Ini Perkiraan 5 Pengeluaran Utama
Senin, 11 Desember 2023 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:40 Universitas Negeri dan Swasta Favorit di Yogyakarta, Pilih Kampus Idamanmu
Beragam pilihan kuliner dengan harga terjangkau dapat ditemukan dengan mudah di warung, toko swalayan, mal atau bahkan pasar tradisional lokal di Yogyakarta. Sajian menu makanan yang menarik juga dapat ditemukan di berbagai warung makan jalanan, kafe, dan restoran.
Selain menyediakan masakan tradisional Yogyakarta, berbagai hidangan tradisional dari seluruh Indonesia dan masakan internasional juga tersedia. Kamu masih bisa menemukan menu makan nasi plus lauk dan sayur dengan harga kurang dari Rp12.000.
Bisa juga dengan menu dasar nasi, kamu merogoh kocek hingga Rp60.000. Jadi, pilihan biaya makan per bulan kembali lagi ke pilihanmu. Biasanya, warteg atau rumah makan daerah kampus terkenal murah. Ayam sepotong tanpa nasi kisaran Rp8.000 - Rp11.000. Mahasiswa bisa mengakali biaya makan dengan membeli rice cooker.
Biaya pendukung ini contohnya biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan di luar perkuliahan. Misal, acara organisasi, wisata, student exchange, atau biaya lain yang di luar biaya bulanan.
Kalau kuliah di Yogyakarta, tidak ada salahnya sesekali berwisata. Yogyakarta menawarkan banyak pilihan ruang publik untuk bersantai atau berbelanja. Serta destinasi wisata seperti candi dan pantai yang indah untuk dikunjungi. Yogyakarta mempunyai iklim tropis dengan suhu rata-rata harian antara 23 hingga 32 derajat celcius.
Biaya transportasi tetap harus dipertimbangkan mahasiswa. Entah menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Kisaran biaya hidup untuk transportasi ialah Rp100.000 - Rp200.000 per bulan.
Yogyakarta memiliki beragam pilihan transportasi umum. Mulai dari Yogyakarta International Airport (YIA), Bandara Adisutjipto, Stasiun Kereta Yogyakarta (Tugu) dan Lempuyangan. Serta Stasiun Bus Giwangan dan Jombor, Akses transportasi publik ke YIA dapat ditempuh dengan beragam moda seperti kereta api khusus, taksi, dan juga angkutan bus khusus terjadwal.
3. Biaya makan
Beragam pilihan kuliner dengan harga terjangkau dapat ditemukan dengan mudah di warung, toko swalayan, mal atau bahkan pasar tradisional lokal di Yogyakarta. Sajian menu makanan yang menarik juga dapat ditemukan di berbagai warung makan jalanan, kafe, dan restoran.
Selain menyediakan masakan tradisional Yogyakarta, berbagai hidangan tradisional dari seluruh Indonesia dan masakan internasional juga tersedia. Kamu masih bisa menemukan menu makan nasi plus lauk dan sayur dengan harga kurang dari Rp12.000.
Bisa juga dengan menu dasar nasi, kamu merogoh kocek hingga Rp60.000. Jadi, pilihan biaya makan per bulan kembali lagi ke pilihanmu. Biasanya, warteg atau rumah makan daerah kampus terkenal murah. Ayam sepotong tanpa nasi kisaran Rp8.000 - Rp11.000. Mahasiswa bisa mengakali biaya makan dengan membeli rice cooker.
4. Biaya pendukung
Biaya pendukung ini contohnya biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan di luar perkuliahan. Misal, acara organisasi, wisata, student exchange, atau biaya lain yang di luar biaya bulanan.
Kalau kuliah di Yogyakarta, tidak ada salahnya sesekali berwisata. Yogyakarta menawarkan banyak pilihan ruang publik untuk bersantai atau berbelanja. Serta destinasi wisata seperti candi dan pantai yang indah untuk dikunjungi. Yogyakarta mempunyai iklim tropis dengan suhu rata-rata harian antara 23 hingga 32 derajat celcius.
5. Biaya transportasi
Biaya transportasi tetap harus dipertimbangkan mahasiswa. Entah menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Kisaran biaya hidup untuk transportasi ialah Rp100.000 - Rp200.000 per bulan.
Yogyakarta memiliki beragam pilihan transportasi umum. Mulai dari Yogyakarta International Airport (YIA), Bandara Adisutjipto, Stasiun Kereta Yogyakarta (Tugu) dan Lempuyangan. Serta Stasiun Bus Giwangan dan Jombor, Akses transportasi publik ke YIA dapat ditempuh dengan beragam moda seperti kereta api khusus, taksi, dan juga angkutan bus khusus terjadwal.
(wyn)
Lihat Juga :