Berkontribusi Besar di Dunia Akademis, Dosen Unusa Jadi Profesor Kehormatan Universitas di India

Rabu, 20 Desember 2023 - 06:41 WIB
loading...
Berkontribusi Besar...
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Achmad Syafiuddin, S.Si, M.Phil, Ph.D, diangkat sebagai
A A A
SURABAYA - Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa), Achmad Syafiuddin, S.Si, M.Phil, Ph.D, diangkat sebagai "Distinguished Adjunct Professor" ( Profesor Kehormatan ) dari Saveetha Institute of Medical and Technical Sciences (SIMATS), India.

Tidak tanggung-tanggung, perguruan tinggi yang memberikan gelar profesor kehormatan itu berada di peringkat 13 dunia berdasarkan QS World University Rankings by Subject.

Pria yang menjabat sebagai Ketua LPPM Unusa ini menyandang gelar prestisius itu sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa di dunia akademis.

Baca juga: Hadirkan Peneliti Dunia, Unusa Gelar Konferensi Internasional

Gelar "Distinguished Adjunct Professor" bukan sembarang gelar, ini menandakan bahwa Syafiuddin dianggap sebagai seorang Profesor Terhormat yang memiliki keistimewaan dalam bidangnya.

Sebagai informasi, Distinguished Professor merupakan jabatan tertinggi bagi seorang Profesor atas capaian istimewanya dalam bidang keahliannya.

Atas pengangkatan di perguruan tinggi itu, Syafiuddin berkewajiban untuk mengajar dan datang dua kali dalam setahun dan semua fasilitas disediakan oleh lembaga tersebut.

Fokusnya, mengembangkan penelitian dan inovasi di bidang material alam untuk aplikasinya di kesehatan dan lingkungan.
Sebagai seorang peneliti yang juga masuk dalam jajaran 2% scientists dunia dari Stanford University and Elsevier untuk ketiga kalinya (2021-2023), Syafiuddin mengungkapkan, pencapaiannya ini tidak lepas dari konsistensinya dalam melakukan penelitian, terutama dalam teknologi yang berasal dari bahan alam untuk masalah lingkungan.

Pria kelahiran 29 September 1988 ini menjelaskan tantangan menjadi dosen di luar negeri, terutama di kampus ternama. "Sangat sulit, khususnya diberikan gelar Distinguished Adjunct Professor. Hanya saintis yang diakui dunia saja biasanya yang diangkat," ujar Syafiuddin.

Menurutnya, pengajaran di luar negeri memerlukan dedikasi tinggi, dan kebanyakan yang mendapat kesempatan tersebut adalah mereka yang telah diakui secara global, seperti pemenang Nobel.

Meskipun menghadapi perbedaan budaya, Syafiuddin optimistis dapat mengatasi kendala bahasa karena kemampuan berbahasa Inggris mereka di atas rata-rata. "Mungkin hanya perbedaan budaya saja yang menjadi tantangan," tambahnya.

Berbagi tips untuk para dosen yang bercita-cita mengajar di luar negeri, Syafiuddin menekankan pentingnya fokus pada kualitas riset dan karya tanpa mengharapkan penghargaan. "Para peraih Nobel tidak pernah berharap diberikan Nobel karena mereka hanya melakukan riset dengan serius dan diuji oleh para saintis dari seluruh dunia," ungkapnya.

Bagi Syafiuddin, penghargaan hanyalah bonus dari dedikasi dan kerja keras yang dilakukan. Dalam konteks pencapaiannya sebagai salah satu dari 2% scientists dunia, Syafiuddin menyampaikan bahwa jumlah publikasi penelitian yang berkualitas dan manfaatnya bagi ilmu pengetahuan menjadi kriteria penting. "Jumlah banyak dan harus menjadi rujukan dan bermanfaat bagi ilmu pengetahuan, itu pentingnya," katanya.

Dengan penghargaan ini, Syafiuddin ingin memberikan motivasi kepada para dosen dan peneliti di Indonesia untuk bekerja sungguh-sungguh dan dapat dipertanggungjawabkan. "Melaksanakan secara sungguh-sungguh dan dapat dipertanggungjawabkan adalah kuncinya," ujar Syafiuddin.

Ia menekankan, prestasinya sebagai Distinguished Adjunct Professor di institusi bergengsi adalah bukti kesejatian dan pengakuan dunia pada Unusa. Syafiuddin berbagi pesan kepada PTNU bahwa NU sekarang telah memiliki kampus terbaik dengan pakar-pakar yang diakui dunia yang ada di Unusa.

"Ini juga merupakan pertanggungjawaban kepada masyarakat yang telah menitipkan putra-putrinya untuk kuliah di Unusa. Prestasi ini diharapkan menjadi momentum bagi PTNU untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan penelitian global," pungkasnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kembangkan Teknologi...
Kembangkan Teknologi Kesehatan dan Pangan, Dua Dosen Universitas Ini Raih Prestasi Nasional
Persyaratan & Alur Terbaru...
Persyaratan & Alur Terbaru Sertifikasi Dosen 2025, Pangkat/Golongan Dihapus
Hebat! 7 Dosen UGM Masuk...
Hebat! 7 Dosen UGM Masuk Daftar 2% Ilmuwan Berpengaruh di Dunia
Aplikasi NU Posting,...
Aplikasi NU Posting, Inovasi Baru FKK Unusa untuk Atasi Stunting
Teliti Sarang Burung...
Teliti Sarang Burung Walet, Dosen UWKS Raih Indolivestock Research and Innovation Award
Sri Fatmawati, Dosen...
Sri Fatmawati, Dosen Perempuan Pertama di Indonesia Peraih Dr Willmar Schwabe Award
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Berita Terkini
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved