Jadikan Masyarakat Subyek Revitalisasi KCBN Muara Jambi, Ini yang Dilakukan Kemendikbudristek
Sabtu, 03 Februari 2024 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah V Provinsi Jambi Agus Widiatmoko membenarkan bahwa pihaknya akan mengirimkan sejumlah tokoh masyarakat sekitar KCBN Muara Jambi ke Vietnam untuk studi banding dan belajar mengenai tata kelola kawasan Cagar Budaya khususnya kawasan sekitar sungai.
“Di kawasan KCBN Muara Jambi ini ada 8 desa yang semuanya ada di sekitar Sungai Batanghari. Trus kenapa kita bawa ke Vietnam? Karena di Vietnam itu ada satu cagar budaya di sekitar Sungai Mekhong dan di sana saat ini menjadi destinasi cagar budaya yang luar biasa. Bukan dari aspek pariwisatanya tetapi dari sisi nilai-nilai tradisional atau kearifian lokalnya yang diangkat dan memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar,” ujar Agus.
Agus merinci warga sekitar KCBN Muara Jambi yang akan dikirim ke Vietnam nanti adalah terdiri dari kepala desa atau tokoh tokoh penggerak di 8 desa sekitar KCBN Muara Jambi. Harapannya mereka yang berkunjung ke Vietnam bisa melihat sendiri ternyata dengan kondisi alam dan geografis yang mirip, konsep penataan cagar budaya di Vietnam bisa diadopsi ke sini. “Tidak harus meniru di sana, tetapi paling tidak ada wawasan baru bagi masyarakat,” ujarnya/
Agus menambahkan pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp600 miliar untuk mendukung upaya pengembangan KCBN Muaro Jambi, yang digunakan untuk pembangunan museum dan fasilitas pendidikan di atas lahan seluas 25 hektare, pemugaran beberapa candi dan penataan lingkungan, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat setempat.
“Di kawasan KCBN Muara Jambi ini ada 8 desa yang semuanya ada di sekitar Sungai Batanghari. Trus kenapa kita bawa ke Vietnam? Karena di Vietnam itu ada satu cagar budaya di sekitar Sungai Mekhong dan di sana saat ini menjadi destinasi cagar budaya yang luar biasa. Bukan dari aspek pariwisatanya tetapi dari sisi nilai-nilai tradisional atau kearifian lokalnya yang diangkat dan memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar,” ujar Agus.
Agus merinci warga sekitar KCBN Muara Jambi yang akan dikirim ke Vietnam nanti adalah terdiri dari kepala desa atau tokoh tokoh penggerak di 8 desa sekitar KCBN Muara Jambi. Harapannya mereka yang berkunjung ke Vietnam bisa melihat sendiri ternyata dengan kondisi alam dan geografis yang mirip, konsep penataan cagar budaya di Vietnam bisa diadopsi ke sini. “Tidak harus meniru di sana, tetapi paling tidak ada wawasan baru bagi masyarakat,” ujarnya/
Agus menambahkan pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp600 miliar untuk mendukung upaya pengembangan KCBN Muaro Jambi, yang digunakan untuk pembangunan museum dan fasilitas pendidikan di atas lahan seluas 25 hektare, pemugaran beberapa candi dan penataan lingkungan, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat setempat.
(wyn)
Lihat Juga :