Ini 3 Perbedaan STIN vs Poltek SSN, Kenali sebelum Mendaftar!

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:01 WIB
loading...
Ini 3 Perbedaan STIN...
Ini perbedaan antara STIN vs Poltek SSN yang bisa diketahui. Foto/Poltek SSN.
A A A
JAKARTA - Ini perbedaan antara STIN vs Poltek SSN yang bisa diketahui. Salah satunya yang berkaitan dengan prospek kerja yang didapat para lulusannya kelak.

Mendengar nama Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) sebagian masyarakat tentu sudah mengenalinya sebagai sekolah kedinasan. Tak tanggung-tanggung, statusnya bahkan masuk deretan sekolah kedinasan favorit di Tanah Air.

Baca juga: Seleksi Akademik Sekolah Kedinasan Poltek SSN 2024 Wajib Punya Nilai UTBK SNBT

Kendati sama-sama berstatus sekolah kedinasan, STIN dan Poltek SSN ini tetap memiliki sejumlah perbedaan yang mendasar. Berikut ini di antaranya sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (21/2/2024).

Perbedaan STIN vs Poltek SSN

1. Pengertian


STIN adalah singkatan dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Melihat statusnya, STIN ini menjadi sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN).

Melihat ke belakang, pendirian STIN pada 2002 bermula ketika Kepala BIN A.M. Hendropriyono memprakarsai pendirian perguruan tinggi di bidang ilmu intelijen. Pada visinya, STIN ingin menjadi Perguruan Tinggi Intelijen bertaraf Internasional (World Class Intelligence College) yang memiliki keunggulan dan kewibawaan dalam mendukung terwujudnya keamanan nasional.

Menukil laman PTB STIN, sekolah kedinasan ini menawarkan banyak benefit. Di antaranya seperti tidak dipungut biaya selama kuliah, fasilitas pendidikan lengkap hingga diangkat menjadi CPNS setelah lulus.

Beralih ke Poltek SSN, sekolah kedinasan tersebut memiliki nama lengkap Politeknik Siber dan Sandi Negara. Berbeda dengan STIN, Poltek SSN diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca juga: 4 Fakta Menarik STIN, Sekolah Kedinasan untuk Ahli Intelijen

Mengutip laman resminya, pendirian Poltek SSN berawal dari pendidikan sandi pada 1946 dan bersamaan dengan terbentuknya organisasi sandi di Kementerian Pertahanan yang bernama Bagian Code Kementerian Pertahanan Bagian B (Intelijen). Pada tujuannya, Poltek SSN ingin menghasilkan sumber daya manusia terdidik yang punya kompetensi khusus di bidang Keamanan Siber dan Persandian, serta memiliki karakter kuat sesuai dengan Etos Sandi.

2. Prodi


Pada pendidikannya, STIN memiliki berbagai program studi (prodi) yang tersebar dari jenjang S1 hingga S3. Pada jenjang S1, bisa disebutkan seperti Agen Intelijen, Teknologi Intelijen, Cyber Intelijen hingga Ekonomi Intelijen.

Kemudian, jenjang S2 ada Magister Terapan Intelijen Medik, Magister Terapan Teknologi dan Cyber, Magister Terapan Intelijen Ekonomi hingga Magister Kajian Intelijen. Sementara untuk S3 terdapat Analisis Strategis Intelijen.

Sementara untuk Poltek SSN, mereka terdiri dari tiga program studi Diploma IV. Masing-masing adalah Rekayasa Keamanan Siber, Rekayasa Kriptografi, dan Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi.

3. Prospek Kerja


Salah satu benefit yang bisa didapat lulusan STIN adalah menjadi CPNS. Mereka bisa direkrut oleh Badan Intelijen Negara untuk mengisi berbagai posisi yang dibutuhkan.

Sedangkan untuk Poltek SSN, lulusannya dapat diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Selain itu, bisa juga ditugaskan di instansi pemerintah lainnya sesuai formasi yang tersedia.

Itulah beberapa perbedaan antara STIN vs Poltek SSN yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Pijar Foundation dan...
Pijar Foundation dan Unand Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Kemendiktisaintek Rilis...
Kemendiktisaintek Rilis Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal Kampus, Apa Isinya?
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Rekomendasi
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Berita Terkini
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved