Dosen UGM Kembangkan Detektor Mutasi Nyamuk Aedes Aegypti

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:29 WIB
loading...
A A A
Formulasi perangkat praktis yang dikembangkan ini telah diuji efektivitasnya dalam mendeteksi mutasi aedes aegypti yang resisten terhadap permethrin di Bali, Jakarta, Makasar dan Banjarmasin. Hasil reaksi dapat mengindikasikan adanya resistensi dalam waktu kurang dari 24 jam dengan efektivitasnya 99% dan bisa dilihat dalam waktu kurang lebih sehari dari proses sejak isolasi DNA nyamuk.

(Baca: UGM Tambah Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Nuklir)

“Keakuratan dalam melakukan metode deteksi dan analisis hasil yang dapat diamati dengan cepat ini juga menjadi alasan mengembangkan kit untuk deteksi resistensi vektor Dengue terhadap insektisida di Indonesia,” paparnya.

Menurut Penny, perangkat dengan formulasi primer dan probe berlabel ini, bisa digunakan oleh lembaga surveillance, penentu kebijakan, serta petugas kesehatan yang menentukan ketepatan aplikasi rotasi insektisida dalam pemberantasan nyamuk aedes aegypti.

“Kami berharap kit ini bisa membantu upaya pengendalian berbagai penyakit yang diperantarai nyamuk Aedes aegypti misalnya dengue, zika, west nile dan chikungunya,” terangya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zainal Arifin Mochtar...
Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Hukum UGM
14 Dosen UGM Masuk World’s...
14 Dosen UGM Masuk World’s Top 2% Scientist 2025, Ini Daftar Namanya
Viral #KaburAjaDulu,...
Viral #KaburAjaDulu, Pakar UGM Sebut Bisa Jadi Ancaman dan Peluang
Kisah Gesang Nugroho,...
Kisah Gesang Nugroho, 12 Tahun Kembangkan Pesawat Tanpa Awak Kini Raih Guru Besar UGM
Unik, Pasutri Ini Kompak...
Unik, Pasutri Ini Kompak Sandang Guru Besar UGM setelah Rela Menunggu 10 Tahun
Dosen FTP UGM Menang...
Dosen FTP UGM Menang di LOreal-UNESCO For Women in Science 2023
Rekor! Angka Kematian...
Rekor! Angka Kematian DBD di Indonesia Turun ke 0,4 Persen, Target Nol Kematian 2030 Kian Nyata
Kasus Dengue Tembus...
Kasus Dengue Tembus 161 Ribu, Kemenkes Sebut DBD Masih Jadi Momok di Indonesia dan ASEAN
Kalimantan Utara Perkuat...
Kalimantan Utara Perkuat Pencegahan Dengue Lewat Program Vaksinasi Perdana
Rekomendasi
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved