Begini Cara Cek Nama Mahasiswa Penerima KIP Kuliah, Pastikan Keaslian Identitas

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:47 WIB
loading...
Begini Cara Cek Nama...
Sejak sebulan lalu, di laman https:/kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ telah tersedia fitur yang bisa cek mengecek nama mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kamu penerima KIP Kuliah 2024 saat ini tak perlu bingung untuk memastikan namanya masuk sebagai salah satu penerima. Sejak sebulan lalu, di laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ telah tersedia fitur yang bisa cek mengecek nama mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah.Untuk info lengkapnya, artikel kali ini akan membahasnya,simak ya!

Cara Cek Mahasiswa Penerima KIP Kuliah


Pertama, buka laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Bila buka di laptop atau PC, di halaman utama bagian atas ada sub kanal "Cek Penerima". Sementara jika buka di perangkat mobile android atau di iOS, maka di pojok kanan atas ada 3 icon baris, Klik icon3 baris tersebut.

Kemudian tinggal Klik sub kanal "Cek Penerima" maka akan muncul tampilan "Pencarian Penerima KIP Kuliah". Pencarian data mahasiswa penerima KIP Kuliah dilakukan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), maka ketik NIK mahasiswa yang hendak dicari dengan benar dan klik "Cari".

Baca juga: Apakah SKTM Bisa Digunakan untuk Mendaftar KIP Kuliah 2024?

Apabila NIK benar dan mahasiswanya memang penerima manfaat KIP Kuliah, maka selanjutkan akan muncul tampilan beberapa informasi. Seperti nama perguruan tinggi, program studi, NIM, tahun penetapan dan status.

Tapi jika NIK yang dimasukan tidak terdaftar sebagai penerima manfaat KIP Kuliah atau salah mengetikkan NIK, maka akan muncul tampilan "NIK bukan penerima KIP Kuliah".

Pencarian penerima KIP Kuliah melalui fitur tersebut bisa dilakukan untuk mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah mulai tahun 2020 sampai dengan 2023.

Bantuan Hidup KIP Kuliah


Bagi mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah tahun 2024, tentunya baru bisa mengetahui sejak ditetapkan sebagai mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah yang akan diumumkan mulai 1 Juli 2024.

Mahasiswa yang sudah ditetapkan sebagai penerima manfaat KIP Kuliah memperoleh bantuan biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi dan bantuan biaya hidup yang langsung disalurkan ke rekening mahasiswa.

Besaran biaya hidup ini dibagi menjadi lima klaster sesuai lokasi perguruan tinggi tempat studi mahasiswa,dengan besaran per bulan:

Klaster 1: Rp800.000

Klaster 2: Rp950.000

Klaster 3: Rp1.100.000

Klaster 4: Rp1.250.000

Klaster 5: Rp1.400.000.

Perlu diingat bahwa, biaya hidup sepenuhnya adalah hak mahasiswa penerima KIP Kuliah. Perguruan tinggi, LLDikti atau pihak lain tidak boleh memanfaatkan, menggunakan atau mengambil biaya hidup penerima KIP Kuliah. Baik menggunakan buku rekening tabungan dan atau ATM.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Rekomendasi
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Begini Cara Lihat Data...
Begini Cara Lihat Data Bocor di Dark Web Lewat Gmail
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved