Mahasiswa IPDN-UMK Jalani KKN Tematik di Kudus, Mendata Kemiskinan dan Stunting
Jum'at, 14 Juni 2024 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Kudus tersebut mengungkapkan, pihaknya maupun Rektor UMK dalam hal ini hanya bisa bercerita tentang tentang masa lalu, mengingat usia mereka yang tidak lagi produktif.
“Akan tetapi adek-adek di sini semua masih muda, masih dalam usia produktif, oleh sebab itu, adek-adek semua bisa menawarkan masa depan yang lebih baik lagi. Maka manfaatkanlah kesempatan masa muda ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Sementara Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono berharap, dengan pelepasan mahasiswa ini akan memeberi warna yang semakin kaya, terutama dalam pendidikan luar kampus. Rektor juga berpesan agar menjadikan pengalaman selama KKN untuk lebih membuka fikiran dan wawasan guna menyerap pembelajaran, khususnya dari luar kampus.
“Pesan saya, jaga nama baik universitas, komunikasikan segala hal yang berkenaan yang sekiranya anda butuh konsultasi, serta mohon jaga jati diri UMK sebaik-baiknya, sehingga anda semua menyelesaikan KKN ini dengan baik,” tutur Rektor.
Dia menambahkan, UMK memiliki tiga jenis KKN yakni KKN reguler yang didesain sesuai dengan kebutuhan pengembangan UMK. Kedua KKN Tematik yang temanya terkait dengan kebutuhan masyarakat dan pihak yang bekerja sama dengan UMK. Lalu ada KKN Internasional yang sedang dalam tahap pengembangan.
Dia menjelaskan, total mahasiswa UMK yang ikut KKN Tematik di Kudus sebanyak 178 mahasiswa dan jumlah mahasiswa IPDN yang ikut KKN ada sekitar 450 mahasiswa.
Menurutnya, akan ada manfaat ganda dari KKN Tematik kali ini. Pertama mahasiswa akan bisa memberikan data menyangkut stunting dan kemiskinan secara riil kepada pemerintah.
“Akan tetapi adek-adek di sini semua masih muda, masih dalam usia produktif, oleh sebab itu, adek-adek semua bisa menawarkan masa depan yang lebih baik lagi. Maka manfaatkanlah kesempatan masa muda ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Sementara Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono berharap, dengan pelepasan mahasiswa ini akan memeberi warna yang semakin kaya, terutama dalam pendidikan luar kampus. Rektor juga berpesan agar menjadikan pengalaman selama KKN untuk lebih membuka fikiran dan wawasan guna menyerap pembelajaran, khususnya dari luar kampus.
“Pesan saya, jaga nama baik universitas, komunikasikan segala hal yang berkenaan yang sekiranya anda butuh konsultasi, serta mohon jaga jati diri UMK sebaik-baiknya, sehingga anda semua menyelesaikan KKN ini dengan baik,” tutur Rektor.
Dia menambahkan, UMK memiliki tiga jenis KKN yakni KKN reguler yang didesain sesuai dengan kebutuhan pengembangan UMK. Kedua KKN Tematik yang temanya terkait dengan kebutuhan masyarakat dan pihak yang bekerja sama dengan UMK. Lalu ada KKN Internasional yang sedang dalam tahap pengembangan.
Dia menjelaskan, total mahasiswa UMK yang ikut KKN Tematik di Kudus sebanyak 178 mahasiswa dan jumlah mahasiswa IPDN yang ikut KKN ada sekitar 450 mahasiswa.
Menurutnya, akan ada manfaat ganda dari KKN Tematik kali ini. Pertama mahasiswa akan bisa memberikan data menyangkut stunting dan kemiskinan secara riil kepada pemerintah.
Lihat Juga :