Majukan Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek akan Gelar SkillsIndonesia 2045
Selasa, 09 Juli 2024 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
"Kami membayangkan ini menjadi suatu gerakan bersama untuk mendorong setiap warga negara mendapat kesempatan belajar sepanjang hayat dengan menyesuaikan kompetensi diri dan keterampilan yang relevan dengan dinamika dan tantangan sosial dan ekonomi ke depan," ujarnya.
"Semoga kita bisa meneropong skill seperti apa yang dibutuhkan Indonesia di 2045 dan bisa kita capai dengan tata kelola yang baik dan struktur organisasi vokasi yang otonom dan fleksibel sehingga bisa cepat mengambil keputusan manakala diperlukan adaptasi yang fleksibel terhadap dinamika di luar," tambahnya.
Baca juga: Pusat Keunggulan Daikin Tingkatkan Kompetensi Siswa SMK
Sementara Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati menambahkan, "SkillsIndonesia 2045” bukan sekadar acara.
“Ini adalah gerakan menuju masa depan yang lebih cerah bagi pemuda dan bangsa kita. Dengan mendorong pembelajaran sepanjang hayat dan mengintegrasikan pendidikan formal dengan pelatihan yang fleksibel, kita memberdayakan generasi berikutnya untuk berkembang di pasar kerja yang terus berkembang,” ujar Kiki.
Menurutnya, Kemendikbudristek berkomitmen untuk mengembangkan Pendidikan Vokasi dan Pelatihan (PVP) yang inklusif, adil, dan berkualitas tinggi, serta memastikan akses yang setara bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan komunitas yang terpinggirkan.
"Semoga kita bisa meneropong skill seperti apa yang dibutuhkan Indonesia di 2045 dan bisa kita capai dengan tata kelola yang baik dan struktur organisasi vokasi yang otonom dan fleksibel sehingga bisa cepat mengambil keputusan manakala diperlukan adaptasi yang fleksibel terhadap dinamika di luar," tambahnya.
Baca juga: Pusat Keunggulan Daikin Tingkatkan Kompetensi Siswa SMK
Sementara Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati menambahkan, "SkillsIndonesia 2045” bukan sekadar acara.
“Ini adalah gerakan menuju masa depan yang lebih cerah bagi pemuda dan bangsa kita. Dengan mendorong pembelajaran sepanjang hayat dan mengintegrasikan pendidikan formal dengan pelatihan yang fleksibel, kita memberdayakan generasi berikutnya untuk berkembang di pasar kerja yang terus berkembang,” ujar Kiki.
Menurutnya, Kemendikbudristek berkomitmen untuk mengembangkan Pendidikan Vokasi dan Pelatihan (PVP) yang inklusif, adil, dan berkualitas tinggi, serta memastikan akses yang setara bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan komunitas yang terpinggirkan.
Lihat Juga :