Beda Nasib Guru Honorer di Jakarta dan Jabar di Tengah Isu Cleansing yang Meresahkan
Selasa, 23 Juli 2024 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Heru Budi: 4.000 Guru Honorer Direkomendasikan Mendapat Dapodik
Heru menuturkan, akan ada 4.000 guru honorer yang akan mendapat Dapodik. Dengan masuk ke Dapodik maka para guru itu akan bisa memenuhi persyaratan mendaftar seleksi penerimaan guru.
Selain itu, Heru Budi menambahkan, Pemprov DKI pada Agustus 2024 nanti akan membuka rekrutmen pegawai Kontrak Kerja Individu (KKI) bagi 1.700 guru honorer. Sisa 2.30 guru honorer lainnya akan diangkat tahun depan.
Sementara Pemprov Jabar mengatakan guru honorer tetap akan dipakai untuk mengajar di sekolah dengan sistem yang baru. Pemprov akan menyusur guru yang jam mengajarnya kurang dari 24 jam tapi memegang sertifikat untuk diberikan waktu mengajar.
Baca juga: Disdik DKI Buka Lowongan Kerja Guru KKI Agustus 2024, Kuota 1.700
Selain itu, ke depannya sekolah dilarang mengangkat guru honorer melainkan nantinya guru honorer ini akan dikontrak oleh kepala cabang dinas untuk penataan sistem.
Heru menuturkan, akan ada 4.000 guru honorer yang akan mendapat Dapodik. Dengan masuk ke Dapodik maka para guru itu akan bisa memenuhi persyaratan mendaftar seleksi penerimaan guru.
Selain itu, Heru Budi menambahkan, Pemprov DKI pada Agustus 2024 nanti akan membuka rekrutmen pegawai Kontrak Kerja Individu (KKI) bagi 1.700 guru honorer. Sisa 2.30 guru honorer lainnya akan diangkat tahun depan.
Sistem Baru untuk Guru Honorer di Jabar
Sementara Pemprov Jabar mengatakan guru honorer tetap akan dipakai untuk mengajar di sekolah dengan sistem yang baru. Pemprov akan menyusur guru yang jam mengajarnya kurang dari 24 jam tapi memegang sertifikat untuk diberikan waktu mengajar.
Baca juga: Disdik DKI Buka Lowongan Kerja Guru KKI Agustus 2024, Kuota 1.700
Selain itu, ke depannya sekolah dilarang mengangkat guru honorer melainkan nantinya guru honorer ini akan dikontrak oleh kepala cabang dinas untuk penataan sistem.
Lihat Juga :