Ubaya dan UPN Veteran Jatim Gagas Program Etalase Tanaman Obat Keluarga di Mojokerto
Selasa, 13 Agustus 2024 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Program yang akan dilaksanakan selama tiga tahun ke depan ini mendapat dukungan pembiayaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui skema hibah Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) dengan nomor kontrak 007/SPP-PPM/LPPM-02/Dikbudristek/FF/VI/2024. Salah satu kegiatannya berupa pendampingan mitra untuk membuat Etalase Tanaman Obat.
Menurut Kartini selaku ketua program, etalase tanaman obat adalah sebidang tanah di area umum (public area) atau area keluarga yang ditanami tanaman obat dengan ditata atau diatur sesuai dengan potensi lahan dan dengan menerapkan nilai estetika sehingga enak dipandang mata.
“Ekowisata Waduk Tanjungan masih memiliki beberapa spot area yang belum termanfaatkan, nah ini dapat digunakan untuk pembuatan Etalase Tanaman Obat. Dengan adanya spot baru ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, selain hasil panennya nanti juga dapat digunakan oleh warga untuk menjaga kesehatan keluarga,” katanya.
Untuk membuat etalase yang benar, telah dilakukan pelatihan budidaya tanaman obat secara organik. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Ramdan Hidayat selaku anggota tim yang juga ahli di bidang agroteknologi.
Banyak hal dipaparkan Ramdan, mulai dari potensi budidaya tanaman obat, manfaat tanaman obat untuk kesehatan, jenis tanaman obat dan sistem perbanyakannya hingga bagaimana cara merancang etalase tanaman obat.
Menurut Kartini selaku ketua program, etalase tanaman obat adalah sebidang tanah di area umum (public area) atau area keluarga yang ditanami tanaman obat dengan ditata atau diatur sesuai dengan potensi lahan dan dengan menerapkan nilai estetika sehingga enak dipandang mata.
“Ekowisata Waduk Tanjungan masih memiliki beberapa spot area yang belum termanfaatkan, nah ini dapat digunakan untuk pembuatan Etalase Tanaman Obat. Dengan adanya spot baru ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, selain hasil panennya nanti juga dapat digunakan oleh warga untuk menjaga kesehatan keluarga,” katanya.
Untuk membuat etalase yang benar, telah dilakukan pelatihan budidaya tanaman obat secara organik. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Ramdan Hidayat selaku anggota tim yang juga ahli di bidang agroteknologi.
Banyak hal dipaparkan Ramdan, mulai dari potensi budidaya tanaman obat, manfaat tanaman obat untuk kesehatan, jenis tanaman obat dan sistem perbanyakannya hingga bagaimana cara merancang etalase tanaman obat.
(wyn)
Lihat Juga :