Menag: AKMI di 12.573 Madrasah Strategis Pacu Kualitas dan Sistem Pembelajaran
Senin, 19 Agustus 2024 - 18:36 WIB
loading...
Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali melakukan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) yang akan berlangsung pada 19-31 Agustus 2024. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag) RI terus memacu peningkatan mutu pembelajaran di madrasah seluruh Indonesia. Guna mencapai target tersebut, Kemenag kembali melakukan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) yang akan berlangsung pada 19-31 Agustus 2024.
AKMI kali ini diikuti oleh 12.573 madrasah di seluruh Indonesia, dengan total peserta siswa sekitar 530 ribu orang. AKMI menyasar kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI), kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan kelas 11 Madrasah Aliyah (MA).
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, AKMI menjadi instrumen sangat strategis dalam rangka memperbaiki sistem pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Indonesia. AKMI juga mampu memotret kondisi nyata di lapangan sehingga diharapkan menghasilkan data yang sangat akurat.
"AKMI ini sangat strategis karena menghadirkan data dan informasi yang faktual. AKMI adalah wujud komitmen Kemenag untuk terus menerus membenahi sistem pengajaran dan memacu kualitas pendidikan madrasah secara menyeluruh," ujar Menag Yaqut di Jakarta, Senin (19/8/2024).
Baca juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kemenag Salurkan Rp4,6 Miliar untuk Madrasah Swasta di Daerah 3T
Menag berharap, melalui asesmen kompetensi secara nasional ini, madrasah di Indonesia kian 'naik kelas'. Untuk itu, pihak-pihak yang terlibat dalam proses asesmen madrasah baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional ini diharapkan mengedepankan aspek kecermatan dan dan kehati-hatian.Sebab Menag meyakini dengan basis data yang kuat maka akan menghasilkan kebijakan tepat serta bermanfaat.
AKMI kali ini diikuti oleh 12.573 madrasah di seluruh Indonesia, dengan total peserta siswa sekitar 530 ribu orang. AKMI menyasar kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI), kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan kelas 11 Madrasah Aliyah (MA).
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, AKMI menjadi instrumen sangat strategis dalam rangka memperbaiki sistem pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Indonesia. AKMI juga mampu memotret kondisi nyata di lapangan sehingga diharapkan menghasilkan data yang sangat akurat.
"AKMI ini sangat strategis karena menghadirkan data dan informasi yang faktual. AKMI adalah wujud komitmen Kemenag untuk terus menerus membenahi sistem pengajaran dan memacu kualitas pendidikan madrasah secara menyeluruh," ujar Menag Yaqut di Jakarta, Senin (19/8/2024).
Baca juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kemenag Salurkan Rp4,6 Miliar untuk Madrasah Swasta di Daerah 3T
Menag berharap, melalui asesmen kompetensi secara nasional ini, madrasah di Indonesia kian 'naik kelas'. Untuk itu, pihak-pihak yang terlibat dalam proses asesmen madrasah baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional ini diharapkan mengedepankan aspek kecermatan dan dan kehati-hatian.Sebab Menag meyakini dengan basis data yang kuat maka akan menghasilkan kebijakan tepat serta bermanfaat.
Lihat Juga :