Sambut Kunjungan Paus Fransiskus, Unika Atma Jaya Gelar Seminar Nasional
Rabu, 28 Agustus 2024 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu Ketua Yayasan Atma Jaya, Linus M. Setiadi, menyampaikan bahwa seminar ini dapat dimaknai secara luas untuk memperkuat toleransi, persatuan, dan bahkan perdamaian dunia di tengah situasi yang tidak menentu.
“Indonesia yang dikenal dengan keberagamannya mencerminkan kekayaan yang luar biasa. Melalui acara seminar nasional yang bertempat di Atma Jaya ini dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang dapat menjadi cerminan untuk menciptakaan harmoni persaudaraan di antara manusia,” ujar Linus.
Lebih lanjut Linus juga menjelaskan bahwa unit karya Atma Jaya seperti Rumah Sakit, Klinik, dan Apotek Atma Jaya terus memberikan kontribusi peningkatan kualitas kesehatan masyrakat melalui program-program yang menyasar pada masyarat KLMTD (Kecil Lemah Miskin Terpinggirkan dan Disabilitas).
Seminar nasional yang dihadiri oleh lebih dari 400 orang ini dihadiri terutama oleh orang muda Indonesia yang berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Diharapkan generasi muda para penerus bangsa dapat lebih memahami penting nya toleransi dan kebersatuan yang akan menjadi pondasi mereka untuk membangun negara bersama sama di tengah perbedaan latar belakang, suku bangsa, budaya, maupun agama.
Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengawali acara sebagai pembicara kunci menyampaikan bahwa sudah saatnya kita sebagai manusia membangun kebersamaan yang hakiki. Indonesia adalah bangsa yang ramah, toleran, dan menjunjung tinggi nila-nilai kemanusiaan.
"Kebaikan dan persatuan antar umat beragama adalah tujuan kita bersama. Saya tidak ingin menyorot perbedaan, melainkan lebih fokus pada upaya memperkuat persatuan dan kesatuan di antara kita. Karena pada hakikatnya, kita semua adalah bagian dari kemanusiaan yang sama. We are the one and we are the same,” ujarnya.
“Indonesia yang dikenal dengan keberagamannya mencerminkan kekayaan yang luar biasa. Melalui acara seminar nasional yang bertempat di Atma Jaya ini dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang dapat menjadi cerminan untuk menciptakaan harmoni persaudaraan di antara manusia,” ujar Linus.
Lebih lanjut Linus juga menjelaskan bahwa unit karya Atma Jaya seperti Rumah Sakit, Klinik, dan Apotek Atma Jaya terus memberikan kontribusi peningkatan kualitas kesehatan masyrakat melalui program-program yang menyasar pada masyarat KLMTD (Kecil Lemah Miskin Terpinggirkan dan Disabilitas).
Seminar nasional yang dihadiri oleh lebih dari 400 orang ini dihadiri terutama oleh orang muda Indonesia yang berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Diharapkan generasi muda para penerus bangsa dapat lebih memahami penting nya toleransi dan kebersatuan yang akan menjadi pondasi mereka untuk membangun negara bersama sama di tengah perbedaan latar belakang, suku bangsa, budaya, maupun agama.
Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengawali acara sebagai pembicara kunci menyampaikan bahwa sudah saatnya kita sebagai manusia membangun kebersamaan yang hakiki. Indonesia adalah bangsa yang ramah, toleran, dan menjunjung tinggi nila-nilai kemanusiaan.
"Kebaikan dan persatuan antar umat beragama adalah tujuan kita bersama. Saya tidak ingin menyorot perbedaan, melainkan lebih fokus pada upaya memperkuat persatuan dan kesatuan di antara kita. Karena pada hakikatnya, kita semua adalah bagian dari kemanusiaan yang sama. We are the one and we are the same,” ujarnya.
Lihat Juga :