Kembangkan Mikroba dari Taman Nasional, Guru Besar IPB Raih Penghargaan dari Menteri LHK
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Suryo menambahkan bahwa produknya sudah diterapkan dalam skala lapangan oleh ratusan petani pada berbagai tanaman di sekitar Taman Nasional Gunung. Produknya juga terbukti meningkatkan produksi dan mengurangi penggunaan pupuk NPK sebesar 30 persen-50 persen serta meningkatkan ketahanan terhadap penyakit.
Hal ini menjadi invensi penting ditengah harga pupuk sintetik yang makin mahal dan penyakit tanaman yang semakin berat.
“Produk ini akan menjawab tantangan harga pupuk yang mahal dan tantangan hama penyakit yang semakin berat,” Ungkap Suryo.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof. Siti Nurbaya, mendorong pertumbuhan ekonomi sirkular melalui keanekaragaman hayati salah satunya dengan upaya bioprospeksi.
“Saat ini sudah saatnya untuk mengembangkan keanekaragaman hayati, menjadi motor pertumbuhan ekonomi sirkular. Bioprospeksi saya harapkan menjadi motor ekonomi nasional di tahun 2045.” Ungkap Siti.
Hal ini sejalan dengan program dukungan bioprospeksi dari KLHK dengan membentuk tim bioprospeksi di TN. Gunung Ciremai.
Hal ini menjadi invensi penting ditengah harga pupuk sintetik yang makin mahal dan penyakit tanaman yang semakin berat.
“Produk ini akan menjawab tantangan harga pupuk yang mahal dan tantangan hama penyakit yang semakin berat,” Ungkap Suryo.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof. Siti Nurbaya, mendorong pertumbuhan ekonomi sirkular melalui keanekaragaman hayati salah satunya dengan upaya bioprospeksi.
“Saat ini sudah saatnya untuk mengembangkan keanekaragaman hayati, menjadi motor pertumbuhan ekonomi sirkular. Bioprospeksi saya harapkan menjadi motor ekonomi nasional di tahun 2045.” Ungkap Siti.
Hal ini sejalan dengan program dukungan bioprospeksi dari KLHK dengan membentuk tim bioprospeksi di TN. Gunung Ciremai.
(nnz)
Lihat Juga :