Cetak Lulusan Inovatif, President University Ikuti Global Hackathon Startup Competition di Korea Selatan
Jum'at, 20 September 2024 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, keterampilan inovasi ini sejalan dengan output yang ingin dicapai oleh President University. "Kami ingin para lulusan english skill nya excellent. Mereka profesional bisa presentasi, berdiskusi dengan keilmuannya dalam Bahasa Inggris. Lalu kami juga ingin mereka memiliki skill full. Di mana setelah lulus nanti mereka cukup jago terhadap areanya masing-masing sehingga ketika industri menyerap mahasiswa-mahasiswa ini sudah bisa di andalkan untuk bisa berkontribusi secara maksimal di dunia industri," jelas Adhi.
Kemudian, para lulusan harus memiliki jiwa dan kemampuan entrepreneur. "Poses pembelajarannya di kami itu, 2 plus 1. Artinya 2 tahun itu di kelas untuk mengembangkan kompetensi keilmuan di bidangnya masing-masing dan kemudian 1 tahun lagi adalah real work practice," imbuh Adhi.
Adapun terkait Global Startup Design Thinking Hackathon ini, menurut Adhi pada bulan November 2024 President University akan menjadi tuan rumah kompetisi internasional tersebut.
"Kita juga akan membuat event startup Hackathon tapi di KEK Tanjung Lesung, Banten. Kami akan membuat semacam inovation camp di pinggir pantai, itu namanya Beach Hack at Tanjung Lesung. jadi mahasiswa-mahasiswa dari Chung-Ang University, Korea dan peserta dari negara lain bergantian akan datang ke Indonesia jelang akhir tahun 2024 ini," tandasnya.
Indyla Bayu Pramesti Putri dari Faculty of Business, Management President University mengemukakan rasa bangganya dapat terpilih mengikuti kompetisi berskala internasional di Korea Selatan.
"Terpilih untuk mewakili President University di Global Hackathon Startup Competition di Chung Ahn University Korea Selatan adalah suatu kehormatan besar bagi saya pribadi. Saya merasa sangat bangga bisa membawa nama universitas ke ajang internasional, dan tentu saja ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk saya dapat mengembangkan ide-ide saya di skala yang lebih besar," kata Indyla.
Kemudian, para lulusan harus memiliki jiwa dan kemampuan entrepreneur. "Poses pembelajarannya di kami itu, 2 plus 1. Artinya 2 tahun itu di kelas untuk mengembangkan kompetensi keilmuan di bidangnya masing-masing dan kemudian 1 tahun lagi adalah real work practice," imbuh Adhi.
Adapun terkait Global Startup Design Thinking Hackathon ini, menurut Adhi pada bulan November 2024 President University akan menjadi tuan rumah kompetisi internasional tersebut.
"Kita juga akan membuat event startup Hackathon tapi di KEK Tanjung Lesung, Banten. Kami akan membuat semacam inovation camp di pinggir pantai, itu namanya Beach Hack at Tanjung Lesung. jadi mahasiswa-mahasiswa dari Chung-Ang University, Korea dan peserta dari negara lain bergantian akan datang ke Indonesia jelang akhir tahun 2024 ini," tandasnya.
Indyla Bayu Pramesti Putri dari Faculty of Business, Management President University mengemukakan rasa bangganya dapat terpilih mengikuti kompetisi berskala internasional di Korea Selatan.
"Terpilih untuk mewakili President University di Global Hackathon Startup Competition di Chung Ahn University Korea Selatan adalah suatu kehormatan besar bagi saya pribadi. Saya merasa sangat bangga bisa membawa nama universitas ke ajang internasional, dan tentu saja ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk saya dapat mengembangkan ide-ide saya di skala yang lebih besar," kata Indyla.
Lihat Juga :