Hendy Gilang Syahputra, Wisudawan ITS Raih Tiga Gelar di Usia 21 Tahun
Minggu, 29 September 2024 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Tak lupa, Hendy juga berterima kasih kepada para dosen dan staf yang telah memberikan dukungan selama masa studinya, mempermudah berbagai proses administratif hingga kelulusannya. "Saya merasa memiliki hutang budi kepada ITS karena sudah memberikan begitu banyak kesempatan," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (29/9/2024).
Baca juga: Raih IPK 3,93 di FEB UGM, Wisudawan Terbaik Ini Hadapi Tantangan Bangun Percaya Diri
Perjalanan akademik Hendy pun diwarnai dengan pilihan bidang studi yang beragam. Saat menyelesaikan tugas akhir program S1, ia fokus pada pengembangan aluminium foam, sebuah material yang dirancang untuk digunakan sebagai crash box pada mobil guna meningkatkan keselamatan. Namun, ketika beralih ke studi S2, ia memilih untuk mendalami semikonduktor, meski bidang ini sangat berbeda dengan latar belakangnya di S1.
Ketekunan dan kerja kerasnya terbayar ketika Hendy berkesempatan menjadi salah satu co-author dalam buku tentang semikonduktor yang ditulis oleh profesornya di NTUST. Tesis S2-nya juga berfokus pada fotodetektor berbahan perovskite, sebuah penelitian yang sejalan dengan bidang semikonduktor.
Mencapai tiga gelar dalam waktu lima tahun bukanlah hal yang mudah. Hendy harus melewati berbagai seleksi, mulai dari seleksi administrasi, psikotes, hingga tes TOEFL dan ujian tertulis. Ia juga menargetkan dirinya untuk lulus S1 dalam tujuh semester. "Akhirnya saya bisa lulus S1 di Wisuda ke-127 ITS dan menjadi lulusan termuda di hari kedua," ujarnya dengan bangga.
Baca juga: Sosok Kombes Pol Agus Sudaryanto, Polisi yang Menjadi Wisudawan S3 Terbaik Unair
Baca juga: Raih IPK 3,93 di FEB UGM, Wisudawan Terbaik Ini Hadapi Tantangan Bangun Percaya Diri
Perjalanan akademik Hendy pun diwarnai dengan pilihan bidang studi yang beragam. Saat menyelesaikan tugas akhir program S1, ia fokus pada pengembangan aluminium foam, sebuah material yang dirancang untuk digunakan sebagai crash box pada mobil guna meningkatkan keselamatan. Namun, ketika beralih ke studi S2, ia memilih untuk mendalami semikonduktor, meski bidang ini sangat berbeda dengan latar belakangnya di S1.
Ketekunan dan kerja kerasnya terbayar ketika Hendy berkesempatan menjadi salah satu co-author dalam buku tentang semikonduktor yang ditulis oleh profesornya di NTUST. Tesis S2-nya juga berfokus pada fotodetektor berbahan perovskite, sebuah penelitian yang sejalan dengan bidang semikonduktor.
Mencapai tiga gelar dalam waktu lima tahun bukanlah hal yang mudah. Hendy harus melewati berbagai seleksi, mulai dari seleksi administrasi, psikotes, hingga tes TOEFL dan ujian tertulis. Ia juga menargetkan dirinya untuk lulus S1 dalam tujuh semester. "Akhirnya saya bisa lulus S1 di Wisuda ke-127 ITS dan menjadi lulusan termuda di hari kedua," ujarnya dengan bangga.
Baca juga: Sosok Kombes Pol Agus Sudaryanto, Polisi yang Menjadi Wisudawan S3 Terbaik Unair
Lihat Juga :