Program Beasiswa Mencetak 1.000 Sarjana Pertanian untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan
Kamis, 17 Oktober 2024 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Dengan skema tersebut, jika sehari Dewacoco bisa mengolah 500 ribu kelapa per hari, maka Dewacoco menyisihkan Rp10 juta perhari untuk pembiayaan program beasiswa mencetak 1.000 sarjana pertanian.
Artinya dengan Rp10 juta per hari, maka dalam sebulan Dewacoco menyisihkan Rp300 juta dan dalam setahun Rp3,6 miliar.
Ia yakin, konsep ini mampu membiayai 1.000 calon sarjana pertanian yang ditargetkan akan tercapai dalam jangka waktu 5 tahun mendatang.
Kesungguhannya untuk mencetak 1.000 sarjana sudah diwujudkan sepertimendirikan SMK Pertanian, membuat ladang perkebunan, dan memberi beasiswa yang mencakup uang kuliah dan uang saku kepada mahasiswa pertanian di Universitas Lampung (Unila), mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau Halmahera Barat dan mahasiswa S2 Institut Pertanian Bogor (IPB).
Beasiswa tersebut mencakupUang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1 juta dan uang biaya hidup sebesar Rp500 ribu perbulan bulan.
Untuk mahasiswa Sekolah STPK Banau, Halmahera Barat tersedia beasiswa Rp2,3 juta untuk UKT per semester dan Rp250 ribu per bulan untuk biaya pondokan.
Sedangkan untuk mahasiswa S2 IPB, beasiswa yang diberikan sebesar Rp9,5 juta untuk UKT per semester dan Rp1,5 juta untuk biaya hidup per bulan.
Artinya dengan Rp10 juta per hari, maka dalam sebulan Dewacoco menyisihkan Rp300 juta dan dalam setahun Rp3,6 miliar.
Ia yakin, konsep ini mampu membiayai 1.000 calon sarjana pertanian yang ditargetkan akan tercapai dalam jangka waktu 5 tahun mendatang.
Kesungguhannya untuk mencetak 1.000 sarjana sudah diwujudkan sepertimendirikan SMK Pertanian, membuat ladang perkebunan, dan memberi beasiswa yang mencakup uang kuliah dan uang saku kepada mahasiswa pertanian di Universitas Lampung (Unila), mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau Halmahera Barat dan mahasiswa S2 Institut Pertanian Bogor (IPB).
Beasiswa tersebut mencakupUang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1 juta dan uang biaya hidup sebesar Rp500 ribu perbulan bulan.
Untuk mahasiswa Sekolah STPK Banau, Halmahera Barat tersedia beasiswa Rp2,3 juta untuk UKT per semester dan Rp250 ribu per bulan untuk biaya pondokan.
Sedangkan untuk mahasiswa S2 IPB, beasiswa yang diberikan sebesar Rp9,5 juta untuk UKT per semester dan Rp1,5 juta untuk biaya hidup per bulan.
(nnz)
Lihat Juga :