Viral Kisah Chamimah Adik Wapres Try Sutrisno Jadi Guru dengan Gaji Rp300 Ribu
Selasa, 03 Desember 2024 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari berbagai sumber, Chamimah mengaku hanya menerima gaji sebesar Rp300 ribu per bulan. Gaji itu rela ia terima per bulannya karena Taman Kanak-Kanak (TK) tempat ia mengajar dikelola secara mandiri oleh perangkat RW di Kawasan Kedung Doro, Surabaya.
Nama tempat TK Chamimah mengajar adalah TK Masa Putra Bhakti dan ia mengajar sejak tahun 1963 atau sudah sekitar 61 tahun lamanya. Belakangan diketahui bahwa ia adalah adik kandung mantan Wapres RI Try Sutrisno.
Dikutip dari laman Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Chamimah adalah menjadi wisudawan tertua pada Wisuda ke-46 UM Surabaya tahun 2020 lalu.
Nenek berusia 82 tahun itu menjadi sosok inspiratif karena meski usianya tak lagi muda namun semangatnya tak kalah dengan wisudawan lainnya.
Chamimah yang lahir pada 1 September 1942 ini mengambil jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ia menjadi wisudawan tertua UM Surabaya di usia 78 tahun.
Warga Surabaya ini lulus dengan tugas akhir berjudul Kecerdasan Bahasa Anak Usia Dini Kelompok A TK Masa Putra Bhakti Surabaya Tahun Pelajaran 2019-2020.
Baca juga: Kisah Pilu Guru Honorer Pulau Terluar di Lombok Berjuang demi Cerdaskan Anak Bangsa
“Semangat belajar dan kepatriotan turun dari kakak saya, sehingga Alhamdulillah saya menamatkan studi di PG PAUD UM Surabaya” ujarnya, dikutip dari laman UM Surabaya, Selasa (3/12/2024).
Nama tempat TK Chamimah mengajar adalah TK Masa Putra Bhakti dan ia mengajar sejak tahun 1963 atau sudah sekitar 61 tahun lamanya. Belakangan diketahui bahwa ia adalah adik kandung mantan Wapres RI Try Sutrisno.
Wisudawan Tertua UM Surabaya
Dikutip dari laman Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Chamimah adalah menjadi wisudawan tertua pada Wisuda ke-46 UM Surabaya tahun 2020 lalu.
Nenek berusia 82 tahun itu menjadi sosok inspiratif karena meski usianya tak lagi muda namun semangatnya tak kalah dengan wisudawan lainnya.
Chamimah yang lahir pada 1 September 1942 ini mengambil jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ia menjadi wisudawan tertua UM Surabaya di usia 78 tahun.
Warga Surabaya ini lulus dengan tugas akhir berjudul Kecerdasan Bahasa Anak Usia Dini Kelompok A TK Masa Putra Bhakti Surabaya Tahun Pelajaran 2019-2020.
Baca juga: Kisah Pilu Guru Honorer Pulau Terluar di Lombok Berjuang demi Cerdaskan Anak Bangsa
“Semangat belajar dan kepatriotan turun dari kakak saya, sehingga Alhamdulillah saya menamatkan studi di PG PAUD UM Surabaya” ujarnya, dikutip dari laman UM Surabaya, Selasa (3/12/2024).
Lihat Juga :