Tak Terpakai, 38.000 Tablet Dipinjamkan ke Siswa Tak Mampu untuk PJJ
Senin, 31 Agustus 2020 - 23:46 WIB
loading...
A
A
A
"Hanya ada di 13 cabang (Dinas Pendidikan Jabar)," sebutnya.
Meski begitu, Dedi memastikan, khusus untuk program bagian kuota internet, seluruh siswa tidak mampu di Jabar bakal mendapatkannya ketika sudah terdaftar di sekolahnya masing-masing.
Di SMA 9 Bandung sendiri ada 150 siswa yang akan mendapatkan bantuan tablet. Mereka pun bisa mendapat bantuan uang untuk membeli kuota internet sebesar Rp150.000. (Baca juga: Mirisnya Nasib 900 Ribu Guru Honorer Bergaji Ratusan Ribu )
Trista, orang tua siswa penerima bantuan pinjaman tablet dan kuota internet berterima kasih dengan adanya program tersebut. Pasalnya, dirinya cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gawai pintar dan kuota internet kedua anaknya dalam PJJ.
"Untuk kuota internet saja minimal harus (mengeluarkan uang) Rp400.000 sebulan, belum sama print atau kebutuhan lainnya, ya lumayan (berat) juga," ungkapnya.
Meski begitu, Dedi memastikan, khusus untuk program bagian kuota internet, seluruh siswa tidak mampu di Jabar bakal mendapatkannya ketika sudah terdaftar di sekolahnya masing-masing.
Di SMA 9 Bandung sendiri ada 150 siswa yang akan mendapatkan bantuan tablet. Mereka pun bisa mendapat bantuan uang untuk membeli kuota internet sebesar Rp150.000. (Baca juga: Mirisnya Nasib 900 Ribu Guru Honorer Bergaji Ratusan Ribu )
Trista, orang tua siswa penerima bantuan pinjaman tablet dan kuota internet berterima kasih dengan adanya program tersebut. Pasalnya, dirinya cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gawai pintar dan kuota internet kedua anaknya dalam PJJ.
"Untuk kuota internet saja minimal harus (mengeluarkan uang) Rp400.000 sebulan, belum sama print atau kebutuhan lainnya, ya lumayan (berat) juga," ungkapnya.
Lihat Juga :