Program Stimulasi Fisik Motorik di Kudus Beri Dampak Positif bagi Anak Usia Dini
Selasa, 17 Desember 2024 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan jam aktivitas fisik ini memberikan beragam manfaat bagi anak, salah satunya adalah peningkatan kebugaran jasmani. Hasil pre-post test menunjukkan dampak positif yang signifikan untuk kemampuan berlari, melompat, kekuatan genggaman, dan keseimbangan tubuh. Mayoritas anak yang sebelumnya berada pada kategori 'sangat rendah' kini meningkat ke kategori 'sedang.'
“Setelah kami terapkan kegiatan fisik yang konsisten di sekolah, kami melihat anak-anak menjadi lebih sehat, bugar, dan semangat datang ke sekolah. Saat makan anak juga jadi lebih lahap. Selain itu kemampuan komunikasi, empati, dan bekerja sama dalam tim semakin terasah. Kami benar-benar merasakan perubahan yang baik pada diri anak,” ujar Solihati, Kepala Sekolah RA Nurul Haq, salah satu PAUD yang mendapatkan program pelatihan.
Deputy Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Felicia Hanitio, menambahkan bahwa banyak riset telah menunjukkan pentingnya kegiatan fisik motorik yang konsisten sejak usia dini. “Sayangnya, banyak PAUD masih terjebak dengan tekanan masyarakat untuk mengejar perkembangan kognitif seperti kemampuan baca, tulis, dan hitung, sementara aspek perkembangan lain kurang diperhatikan,” jelas Felicia.
“Dalam waktu singkat enam bulan, beberapa PAUD di Kudus sudah berhasil mengintegrasikan kegiatan fisik yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Kami berkomitmen untuk terus membantu memperluas dampak ini ke lebih banyak sekolah di Kudus, dan semoga bisa menginspirasi sekolah di luar Kudus juga,” tambahnya.
“Setelah kami terapkan kegiatan fisik yang konsisten di sekolah, kami melihat anak-anak menjadi lebih sehat, bugar, dan semangat datang ke sekolah. Saat makan anak juga jadi lebih lahap. Selain itu kemampuan komunikasi, empati, dan bekerja sama dalam tim semakin terasah. Kami benar-benar merasakan perubahan yang baik pada diri anak,” ujar Solihati, Kepala Sekolah RA Nurul Haq, salah satu PAUD yang mendapatkan program pelatihan.
Deputy Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Felicia Hanitio, menambahkan bahwa banyak riset telah menunjukkan pentingnya kegiatan fisik motorik yang konsisten sejak usia dini. “Sayangnya, banyak PAUD masih terjebak dengan tekanan masyarakat untuk mengejar perkembangan kognitif seperti kemampuan baca, tulis, dan hitung, sementara aspek perkembangan lain kurang diperhatikan,” jelas Felicia.
“Dalam waktu singkat enam bulan, beberapa PAUD di Kudus sudah berhasil mengintegrasikan kegiatan fisik yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Kami berkomitmen untuk terus membantu memperluas dampak ini ke lebih banyak sekolah di Kudus, dan semoga bisa menginspirasi sekolah di luar Kudus juga,” tambahnya.
(nnz)
Lihat Juga :