UMJ Kukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Paru
Jum'at, 07 Februari 2025 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: UMJ Kukuhkan Tiga Guru Besar Perempuan, 2 dari Fakultas Teknik
“Sebagai dokter spesialis paru, kontribusi saya melibatkan peran aktif dalam menyusun strategi klinis, memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan, dan memonitor implementasi pengobatan TB sesuai standar internasional” ujar dokter spesialis paru, melalui siaran pers, Jumat (7/2/2025).
Sebagai organisasi berbasis Islam, Muhammadiyah dan Aisyiyah turut memainkan peran strategis dalam pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan paru di Indonesia. Muhammadiyah telah membuktikan komitmennya dengan jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah untuk memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat.
Fachri ditetapkan sebagai Guru Besar berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Nomor SK 141045/M/07/2024, terhitung mulai tanggal 13 Desember 2024.
“Sebagai dokter spesialis paru, kontribusi saya melibatkan peran aktif dalam menyusun strategi klinis, memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan, dan memonitor implementasi pengobatan TB sesuai standar internasional” ujar dokter spesialis paru, melalui siaran pers, Jumat (7/2/2025).
Sebagai organisasi berbasis Islam, Muhammadiyah dan Aisyiyah turut memainkan peran strategis dalam pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan paru di Indonesia. Muhammadiyah telah membuktikan komitmennya dengan jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah untuk memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat.
Fachri ditetapkan sebagai Guru Besar berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Nomor SK 141045/M/07/2024, terhitung mulai tanggal 13 Desember 2024.
(nnz)
Lihat Juga :