Abdul Mu'ti: Pembaruan Pendidikan Agama Islam Mendesak Dilakukan

Kamis, 03 September 2020 - 15:00 WIB
loading...
Abdul Muti: Pembaruan...
Seorang guru di sekolah dasar mengajarkan muridnya mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Guru Besar Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Abdul Mu'ti menilai, materi Pendidikan Agama Islam yang ada saat ini mesti mendapat pembaruan. Menurutnya, pembaruan itu mendesak untuk dilakukan.

"Ada urgensi dan signifikansi pembaruan Pendidikan Agama Islam," kata Mu'ti dalam pidato pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (2/9/2020). (Baca juga: Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Abdul Mu’ti Dorong PAI Inklusif-Pluralis )

Menurutnya, urgensi itu karena melihat minimnya rasa pluralitas atau hidup bersama yang dimiliki siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Dalam penelitian yang dilakukan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kata Mu'ti, siswa SMA kerap melakukan tindakan intoleran.

"Intoleransi disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain materi pendidikan agama Islam, pengaruh pan-islamisme guru agama, kinerja pemerintah, dan media-media internet," terangnya.

Menurut Mu'ti, muatan pembelajaran tentang toleransi di bangku sekolah masih sangat minim. Guru agama lebih dominan memberikan materi akidah dan akhlak yang formal. (Baca juga: Kampus Diminta Segera Update No HP Dosen-Mahasiswa untuk Bantuan Kuota )

Akibatnya, banyak siswa yang melakukan tindakan intoleransi kepada kelompok minoritas. Padahal, dalam Islam tidak diajarkan rivalitas dan permusuhan betapapun masyarakat hidup dengan agama yang berbeda-beda.

"Untuk hidup rukun, diperlukan model pendidikan agama Islam yang pluralis. Dikembangkan di atas lima nilai pluralis yang ada di dalam Alquran. Yaitu, ketuhanan, kebebasan, keterbukaan, kebersamaan, dan kerja sama," pungkas Mu'ti.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Peletakan Batu Pertama...
Peletakan Batu Pertama Kampus Baru SPH Pluit, Ditarget Selesai Desember 2027
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
SIT Darul Abidin Ajak...
SIT Darul Abidin Ajak Siswa Jadi Inovator di Era AI
Rekomendasi
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Berita Terkini
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved