Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi Gelar Pengabdian Masyarakat di Tangerang
Selasa, 18 Februari 2025 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, program lainnya adalah budidaya lele dalam ember yang telah dimulai sejak pengabdian masyarakat sebelumnya. Kali ini, program dikembangkan dengan pelatihan pengolahan lele menjadi aneka pangan bergizi seperti abon, kerupuk, dan stik kepala lele.
“Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh sumber protein bergizi sekaligus menciptakan peluang usaha baru,” tambahnya.
Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor II / Kepala Lembaga Penelitian Universitas Yarsi, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, dan dipimpin oleh Juniarti, Kepala Pusat Penelitian Herbal Universitas Yarsi.
Dalam sambutannya, Ahmad Rusdan menyampaikan kebanggaannya terhadap Juniarti yang tidak hanya menerapkan keilmuan di kampus, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Ia berharap Taman Herbal Surgawi Nusantara yang telah dirintis dapat terus berkelanjutan demi kemaslahatan masyarakat.
Neni menyampaikan bahwa pengobatan menggunakan herbal berbeda dengan obat sintetik. Dimana obat herbal diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi organ yang rusak, rekonstruktif, kuratif /adjuvant. Selain itu juga mencegah dan pemulihan penyakit, reaksi lambat tetapi bersifat konstruktif, efek samping minimal.
“Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh sumber protein bergizi sekaligus menciptakan peluang usaha baru,” tambahnya.
Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor II / Kepala Lembaga Penelitian Universitas Yarsi, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, dan dipimpin oleh Juniarti, Kepala Pusat Penelitian Herbal Universitas Yarsi.
Dalam sambutannya, Ahmad Rusdan menyampaikan kebanggaannya terhadap Juniarti yang tidak hanya menerapkan keilmuan di kampus, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Ia berharap Taman Herbal Surgawi Nusantara yang telah dirintis dapat terus berkelanjutan demi kemaslahatan masyarakat.
Neni menyampaikan bahwa pengobatan menggunakan herbal berbeda dengan obat sintetik. Dimana obat herbal diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi organ yang rusak, rekonstruktif, kuratif /adjuvant. Selain itu juga mencegah dan pemulihan penyakit, reaksi lambat tetapi bersifat konstruktif, efek samping minimal.
Lihat Juga :