Badan Bahasa Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 120 Bahasa Daerah di 2025
Senin, 26 Mei 2025 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
"Revitalisasi ini akan terus kita lanjutkan dengan semangat kolaborasi, agar bahasa daerah tetap lestari di tengah arus perubahan zaman," ujarnya, di sela FTBI 2025, di Gedung Merah Putih, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, dalam keterangan resmi, Senin (26/5/2025).
Hafidz menekankan bahwa pelestarian bahasa daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga melibatkan peran aktif pemerintah daerah, komunitas, keluarga, pendidik, siswa, dan masyarakat secara luas. Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran pemerintah daerah dalam mendukung program ini.
Dalam acara tersebut, pemerintah memberikan penghargaan kepada 44 kepala daerah yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga dan mengembangkan bahasa daerah di wilayah masing-masing.
"Para kepala daerah ini memiliki peran strategis secara regulatif dalam mendukung pelestarian bahasa di daerahnya. Semoga apresiasi ini menjadi inspirasi bagi daerah lainnya," tambah Hafidz.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Komisi X DPR RI, disebut Hafidz sebagai bukti nyata bahwa pelestarian bahasa daerah menjadi agenda bersama lintas sektor. Ia berharap kerja sama ini terus diperkuat demi masa depan bahasa daerah yang lebih terjamin.
Hafidz menekankan bahwa pelestarian bahasa daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga melibatkan peran aktif pemerintah daerah, komunitas, keluarga, pendidik, siswa, dan masyarakat secara luas. Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran pemerintah daerah dalam mendukung program ini.
Dalam acara tersebut, pemerintah memberikan penghargaan kepada 44 kepala daerah yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga dan mengembangkan bahasa daerah di wilayah masing-masing.
"Para kepala daerah ini memiliki peran strategis secara regulatif dalam mendukung pelestarian bahasa di daerahnya. Semoga apresiasi ini menjadi inspirasi bagi daerah lainnya," tambah Hafidz.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Komisi X DPR RI, disebut Hafidz sebagai bukti nyata bahwa pelestarian bahasa daerah menjadi agenda bersama lintas sektor. Ia berharap kerja sama ini terus diperkuat demi masa depan bahasa daerah yang lebih terjamin.
(nnz)
Lihat Juga :