Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Empati pada Anak di Era Digital
Sabtu, 12 Juli 2025 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
Program ini dirancang dengan metode SHINE (Smile, Hello, Introduce, Name, Engage) yang melatih anak untuk menyapa dengan percaya diri, serta INSPIRE (Introduction, Need, Story, Point, Impact, Request, Ending) agar mereka dapat menyampaikan gagasan secara terstruktur dan menarik.
Selama lima hari, anak-anak diajak bermain ice-breaking, role play, latihan berbagai level suara, hingga menyusun Hero Action Plan, yaitu rencana aksi sederhana untuk membantu orang lain. Hari terakhir diakhiri dengan Celebration Day, di mana anak tampil di depan orang tua dan teman-temannya, menunjukkan keberanian dan kepedulian yang telah mereka pelajari.
“Saya terharu melihat anak saya berdiri di depan teman-temannya dengan percaya diri. Dia juga jadi lebih peka pada perasaan orang lain. Pulang sekolah, dia selalu bercerita dengan semangat,” ujar Ibu Monica, orang tua Jacob (11), peserta KidsFluence.
Di era digital ini, kemampuan akademik saja tidak cukup. Dunia kerja dan kehidupan sosial menuntut generasi yang berani berbicara, mampu bekerja sama, dan memiliki hati yang peduli.
"KidsFluence hadir bukan hanya melatih public speaking, tetapi juga menumbuhkan kepemimpinan dengan empati sebagai fondasi wellbeing mereka," pungkas Lidia.
Selama lima hari, anak-anak diajak bermain ice-breaking, role play, latihan berbagai level suara, hingga menyusun Hero Action Plan, yaitu rencana aksi sederhana untuk membantu orang lain. Hari terakhir diakhiri dengan Celebration Day, di mana anak tampil di depan orang tua dan teman-temannya, menunjukkan keberanian dan kepedulian yang telah mereka pelajari.
“Saya terharu melihat anak saya berdiri di depan teman-temannya dengan percaya diri. Dia juga jadi lebih peka pada perasaan orang lain. Pulang sekolah, dia selalu bercerita dengan semangat,” ujar Ibu Monica, orang tua Jacob (11), peserta KidsFluence.
Di era digital ini, kemampuan akademik saja tidak cukup. Dunia kerja dan kehidupan sosial menuntut generasi yang berani berbicara, mampu bekerja sama, dan memiliki hati yang peduli.
"KidsFluence hadir bukan hanya melatih public speaking, tetapi juga menumbuhkan kepemimpinan dengan empati sebagai fondasi wellbeing mereka," pungkas Lidia.
(nnz)
Lihat Juga :