Pesan Veronica Tan untuk Mahasiswa: Seimbangkan IQ Tinggi dengan Akal Budi
Rabu, 06 Agustus 2025 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Pesannya sederhana namun kuat: jadikan hati nurani sebagai kompas moral, dan gunakan akal budi sebagai alat navigasi. Ini adalah fondasi penting bagi generasi muda agar tidak larut dalam gelombang dunia maya yang deras.
Membangun Perubahan lewat Kolaborasi dan Komunitas
Selain penguatan nilai individual, Veronica juga menekankan pentingnya komunitas dan dukungan sosial dalam membentuk karakter dan semangat perubahan. Dalam pandangannya, seseorang tidak bisa menjadi agen perubahan sendirian.
“Kalau kita punya teman yang mendukung moral dan pemikiran kita, satu orang saja bisa memberi dampak. Tapi kalau seribu orang bergerak bersama, dampaknya bisa jauh lebih besar,” katanya.
Ia mengajak Tanoto Scholars untuk membangun solidaritas di tengah tantangan zaman, terutama dalam memperjuangkan nilai-nilai kebaikan dan integritas yang saat ini justru semakin dibutuhkan.
Salah satu poin penting dari pidato Veronica adalah seruan untuk speak up. Menurutnya, generasi muda harus berani menyuarakan nilai-nilai kebaikan yang mereka yakini. Di tengah dominasi konten negatif dan destruktif di media sosial, suara yang berpihak pada moralitas tidak boleh diam.
“Kalau memang kita harus speak up on behalf of the morality, maka kita harus lakukan. Ini cara kita membuat perubahan,” ujarnya.
Dalam konteks inilah, peran Tanoto Scholars sebagai pemimpin muda masa depan diuji. Mereka tak hanya ditantang untuk unggul secara akademik, tetapi juga membawa nilai—dalam sikap, perkataan, dan tindakan.
Membangun Perubahan lewat Kolaborasi dan Komunitas
Selain penguatan nilai individual, Veronica juga menekankan pentingnya komunitas dan dukungan sosial dalam membentuk karakter dan semangat perubahan. Dalam pandangannya, seseorang tidak bisa menjadi agen perubahan sendirian.
“Kalau kita punya teman yang mendukung moral dan pemikiran kita, satu orang saja bisa memberi dampak. Tapi kalau seribu orang bergerak bersama, dampaknya bisa jauh lebih besar,” katanya.
Ia mengajak Tanoto Scholars untuk membangun solidaritas di tengah tantangan zaman, terutama dalam memperjuangkan nilai-nilai kebaikan dan integritas yang saat ini justru semakin dibutuhkan.
Salah satu poin penting dari pidato Veronica adalah seruan untuk speak up. Menurutnya, generasi muda harus berani menyuarakan nilai-nilai kebaikan yang mereka yakini. Di tengah dominasi konten negatif dan destruktif di media sosial, suara yang berpihak pada moralitas tidak boleh diam.
“Kalau memang kita harus speak up on behalf of the morality, maka kita harus lakukan. Ini cara kita membuat perubahan,” ujarnya.
Dalam konteks inilah, peran Tanoto Scholars sebagai pemimpin muda masa depan diuji. Mereka tak hanya ditantang untuk unggul secara akademik, tetapi juga membawa nilai—dalam sikap, perkataan, dan tindakan.
(nnz)
Lihat Juga :