ITS Tambah 5 Guru Besar Baru, Perkuat Penelitian Biodiversitas hingga Perubahan Iklim

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 06:53 WIB
loading...
ITS Tambah 5 Guru Besar...
Sebanyak lima profesor baru resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Dewan Profesor ITS. Foto/ITS.
A A A
JAKARTA - Tingkatkan kontribusi penelitian dan inovasi lintas disiplin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengukuhkan profesor untuk kali kelima di tahun 2025 ini.Sebanyak lima profesor baru resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Dewan Profesor ITS.

Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati membuka sidang pengukuhan profesor dan mengapresiasi kontribusi para guru besar bagi kemajuan institusi.

“Bertambahnya lima profesor baru ini diharapkan melahirkan riset unggulan dan produk nyata yang bermanfaat luas bagi masyarakat serta mengangkat reputasi ITS di dunia,” tegas Rektor ke-13 ITS tersebut, melalui siaran pers, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: Mahasiswa Asal Rwanda Ini Lulus Studi Doktor di ITS dengan 7 Publikasi Scopus

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan orasi ilmiah oleh guru besar ke-227 ITS Prof Dr rer nat Edwin Setiawan dari Departemen Biologi yang berjudul Menyingkap Spons (Filum Porifera Grant, 1836), Peranan Hewan Primitif dalam Biodiversitas Hayati, Konservasi & Kemaslahatan Bangsa Indonesia. “Spons merupakan hewan yang sangat sederhana namun penelitian di Indonesia masih terbatas, padahal spons menyimpan potensi besar,” papar Edwin.

Melanjutkan pembacaan orasi ilmiah, guru besar yang juga dari Departemen Biologi Prof Dr techn Endry Nugroho Prasetyo mempresentasikan orasi ilmiahnya dengan judul Teknologi Enzimatik Mengubah Paradigma Katalis Konvensional.

Baca juga: Tim Robot ITS Sabet Dua Penghargaan ABU Robocon 2025 di Mongolia

“Enzim sebagai katalis biologis menawarkan alternatif ramah lingkungan karena sifatnya yang spesifik dan efisien, sehingga berpotensi besar menggantikan bahan kimia berbahaya dalam berbagai industri,” terang Endry yang merupakan guru besar ke-228 ITS.

Selanjutnya, Prof Dr Eng M Zikra dari Departemen Teknik Kelautan ITS memaparkan orasi ilmiahnya yang berjudul Memahami Hidrodinamika Pantai dan Pemanfaatannya dalam Menghadapi Tantangan Lingkungan Pesisir di Indonesia. “Data gelombang laut sangat penting untuk merancang struktur pantai yang aman serta meminimalisasi risiko kecelakaan laut akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem,” ungkap Zikra, guru besar ke-229 ITS.

Sementara itu, Prof Dr Yuly Kusumawati yang dikukuhkan menjadi guru besar ke-230 ITS menyampaikan orasi ilmiah berjudul Peran Kimia Komputasi dalam Memperkuat Fondasi Perkembangan Teknologi. “Kimia komputasi memungkinkan kita memprediksi dan mensimulasikan perilaku molekul secara efisien, sehingga dapat menjadi fondasi penting bagi lahirnya teknologi yang lebih aman dan efektif,” jelas profesor dari Departemen Kimia ITS ini.

Terakhir, Prof Dr Eko Yuli Handoko dari Departemen Teknik Geomatika ITS membawakan orasi ilmiah berjudul Satelit Altimetri dan Perubahan Iklim: Pemantauan Kenaikan Muka Laut di Indonesia. “Perubahan iklim sudah nyata dirasakan masyarakat pesisir, dan satelit altimetri memberi kita data presisi untuk memahami tren kenaikan muka laut sekaligus merancang langkah mitigasi yang tepat,” terang guru besar ke-231 ITS tersebut.

Menutup prosesi sidang pengukuhan profesor, Ketua Dewan Profesor ITS Prof Dr Imam Robandi menegaskan harapannya kepada para profesor baru ITS tersebut. “Semoga pengukuhan lima profesor baru ini menjadi pijakan baru bagi ITS untuk memperkuat tradisi keilmuan, riset, dan pengabdian yang berdampak luas bagi masyarakat,” tutur guru besar Departemen Teknik Elektro ITS itu penuh harap.

Gelaran pengukuhan ini merealisasikan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 yang berfokus pada pendidikan berkualitas dan poin ke-13 tentang penanganan perubahan iklim. Semakin banyak guru besar yang lahir dari Kampus Pahlawan ini, membuktikan kontribusi nyata ITS untuk menjadi garda terdepan dalam melahirkan insan cendekia bangsa.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
2.468 Peserta SNBT 2026...
2.468 Peserta SNBT 2026 Diterima di ITS, Cek Jadwal Daftar Ulangnya
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Perkuat Barisan Intelektual,...
Perkuat Barisan Intelektual, Universitas Pancasila Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru
Sosok Prof Jhanghiz...
Sosok Prof Jhanghiz Syahrivar, Alumni President University Jadi Guru Besar Termuda
ITS Buka Jalur Mandiri...
ITS Buka Jalur Mandiri SMITS FLAT dan ACE 2026, Bebas Uang Pangkal di Jalur Beasiswa
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
5 Fakta Flu Burung yang...
5 Fakta Flu Burung yang Berisiko Menjadi Pandemi Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved