Pakar IPB Ungkap Dampak Buruk Remaja yang Lebih Nyaman Curhat ke AI
Kamis, 25 September 2025 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Dr Yulina, jika tidak dikelola dengan baik, curhat kepada AI dapat menimbulkan risiko serius, mulai dari privasi data hingga dampak psikologis.
Baca juga: Ahli Gizi: Makanan Rumahan Hanya Aman di Suhu Ruang Maksimal 4 Jam
“Remaja bisa saja mengalami kebocoran data pribadi karena interaksi mereka tersimpan di server penyedia layanan AI,” ujarnya.
Selain itu, ketergantungan emosional pada AI berpotensi menghambat keterampilan sosial remaja. AI yang selalu memberi respons instan membuat remaja kurang belajar mengelola frustasi, menunggu, atau bernegosiasi dengan orang lain.
“Keterampilan empati, membaca ekspresi wajah, dan komunikasi nyata bisa tereduksi jika semua curhat digantikan AI,” tambahnya.
Ia menekankan peran orang tua dan sekolah sangat penting. Orang tua perlu membangun komunikasi dua arah, mendengarkan tanpa menghakimi, sekaligus memberikan literasi digital tentang risiko berbagi data pribadi.
Baca juga: Ahli Gizi: Makanan Rumahan Hanya Aman di Suhu Ruang Maksimal 4 Jam
“Remaja bisa saja mengalami kebocoran data pribadi karena interaksi mereka tersimpan di server penyedia layanan AI,” ujarnya.
Selain itu, ketergantungan emosional pada AI berpotensi menghambat keterampilan sosial remaja. AI yang selalu memberi respons instan membuat remaja kurang belajar mengelola frustasi, menunggu, atau bernegosiasi dengan orang lain.
“Keterampilan empati, membaca ekspresi wajah, dan komunikasi nyata bisa tereduksi jika semua curhat digantikan AI,” tambahnya.
Ia menekankan peran orang tua dan sekolah sangat penting. Orang tua perlu membangun komunikasi dua arah, mendengarkan tanpa menghakimi, sekaligus memberikan literasi digital tentang risiko berbagi data pribadi.
Lihat Juga :