Bukan Cuma Jadi Programmer, Ini 7 Pekerjaan Bergengsi untuk Jurusan AI
Senin, 03 November 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam prosesnya, mereka menggunakan data yang diolah oleh sistem pembelajaran mesin untuk menghasilkan keputusan yang cerdas dan efisien.
Keahlian yang dibutuhkan: ilmu komputer, pemrograman, machine learning, deep learning, dan cloud computing.
Profesi ini berperan penting dalam melakukan riset dan pengembangan algoritma baru agar sistem AI semakin canggih dan efektif. Misalnya, algoritma rekomendasi di media sosial seperti Instagram dikembangkan melalui penelitian mendalam oleh para ilmuwan AI.
Baca juga: Mengenal 5 Prodi Baru UNS dengan Prospek Kerjanya yang Menjanjikan
Keahlian yang dibutuhkan: ilmu komputer, matematika, statistik, machine learning, deep learning, serta kemampuan berpikir analitis yang kuat.
Seorang Robotics Engineer fokus mengembangkan robot yang mampu berinteraksi dengan dunia nyata. Saat ini, banyak robot berbasis AI yang dapat memahami kebutuhan manusia, seperti robot pengantar makanan di rumah sakit atau robot asisten di bidang manufaktur.
Keahlian yang dibutuhkan: ilmu komputer, robotika, elektronika, mekanika, serta kemampuan pemrograman yang baik.
Semakin meluasnya penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari menuntut adanya pakar etika AI. Seorang AI Ethics Specialist memastikan bahwa penerapan teknologi AI berjalan sesuai dengan prinsip moral, hukum, dan kebijakan publik. Mereka berperan penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap teknologi AI.
Keahlian yang dibutuhkan: pengetahuan tentang AI, etika, hukum, dan kebijakan publik.
Pekerjaan ini berfokus pada analisis kebutuhan bisnis dan mencari peluang penerapan AI untuk meningkatkan efisiensi dan profit perusahaan. Seorang AI Business Analyst menjadi penghubung antara tim bisnis dan tim teknis dalam mengimplementasikan solusi berbasis AI.
Keahlian yang dibutuhkan: ilmu komputer, pemrograman, machine learning, deep learning, dan cloud computing.
2. AI Research Scientist
Profesi ini berperan penting dalam melakukan riset dan pengembangan algoritma baru agar sistem AI semakin canggih dan efektif. Misalnya, algoritma rekomendasi di media sosial seperti Instagram dikembangkan melalui penelitian mendalam oleh para ilmuwan AI.
Baca juga: Mengenal 5 Prodi Baru UNS dengan Prospek Kerjanya yang Menjanjikan
Keahlian yang dibutuhkan: ilmu komputer, matematika, statistik, machine learning, deep learning, serta kemampuan berpikir analitis yang kuat.
3. Robotics Engineer
Seorang Robotics Engineer fokus mengembangkan robot yang mampu berinteraksi dengan dunia nyata. Saat ini, banyak robot berbasis AI yang dapat memahami kebutuhan manusia, seperti robot pengantar makanan di rumah sakit atau robot asisten di bidang manufaktur.
Keahlian yang dibutuhkan: ilmu komputer, robotika, elektronika, mekanika, serta kemampuan pemrograman yang baik.
4. AI Ethics Specialist
Semakin meluasnya penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari menuntut adanya pakar etika AI. Seorang AI Ethics Specialist memastikan bahwa penerapan teknologi AI berjalan sesuai dengan prinsip moral, hukum, dan kebijakan publik. Mereka berperan penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap teknologi AI.
Keahlian yang dibutuhkan: pengetahuan tentang AI, etika, hukum, dan kebijakan publik.
5. AI Business Analyst
Pekerjaan ini berfokus pada analisis kebutuhan bisnis dan mencari peluang penerapan AI untuk meningkatkan efisiensi dan profit perusahaan. Seorang AI Business Analyst menjadi penghubung antara tim bisnis dan tim teknis dalam mengimplementasikan solusi berbasis AI.
Lihat Juga :