Universitas Jember Kembangkan Gel Herbal dari Kopi Robusta untuk Kesehatan Gigi dan Mulut
Selasa, 11 November 2025 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Gigi ini menemukan bahwa ekstrak biji kopi robusta memiliki kadar total polifenol tertinggi serta kapasitas antioksidan paling kuat. Ia juga menjelaskan hasil uji In Vivo dan In Vitro lebih lanjut.
Baca juga: UNEJ Raih Juara Tiga Mandaya Awards 2025 dari Kemenko Pemberdayaan Masyarakat
“Hasil uji in Vitro ini menjadi dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan gel dan pasta gigi herbal kopi robusta. Formulasi ini tidak hanya menghambat bakteri, tetapi juga mempercepat penyembuhan jaringan. Pada tahap in Vivo, hasilnya memperkuat dugaan bahwa polifenol robusta tidak hanya bersifat anti-inflamasi, tetapi juga osteoprotektif (melindungi tulang) dan mendukung regenerasi jaringan mulut. Dengan demikian, hasil riset ini menegaskan potensi gel kopi robusta menjadi agen imunomodulator alami yang aman dan efektif,” jelasnya
Tantangan utama dalam pengembangan bahan herbal adalah menjaga kestabilan dan efektivitas senyawa aktifnya. Asam klorogenat dan polifenol dalam kopi robusta diketahui mudah teroksidasi dan sulit diserap oleh jaringan mulut. Untuk mengatasi tantangan ini, solusi yang dihadirkan adalah teknologi nanoenkapsulasi berbasis nanochitosan.
Inovasi ini tidak hanya berhenti di hasil riset, tetapi sudah didaftarkan sebagai merek dagang Coftoden. Proses produksinya pun sudah dipastikan memenuhi standar farmasi modern. “Luaran dari riset ini berupa empat publikasi internasional Scopus, tiga buku ber-ISBN, satu paten sederhana (submited), dan satu penghargaan nasional Gold Winner Diktisaintek 2024,” ungkapnya.
Adapun dampak nyata bagi masyarakat mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Ia juga menegaskan bahwa perjalanan riset kopi robusta Jember mencerminkan etos UNEJ yang unggul, sinergis, dan berdampak.
Baca juga: UNEJ Raih Juara Tiga Mandaya Awards 2025 dari Kemenko Pemberdayaan Masyarakat
“Hasil uji in Vitro ini menjadi dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan gel dan pasta gigi herbal kopi robusta. Formulasi ini tidak hanya menghambat bakteri, tetapi juga mempercepat penyembuhan jaringan. Pada tahap in Vivo, hasilnya memperkuat dugaan bahwa polifenol robusta tidak hanya bersifat anti-inflamasi, tetapi juga osteoprotektif (melindungi tulang) dan mendukung regenerasi jaringan mulut. Dengan demikian, hasil riset ini menegaskan potensi gel kopi robusta menjadi agen imunomodulator alami yang aman dan efektif,” jelasnya
Tantangan utama dalam pengembangan bahan herbal adalah menjaga kestabilan dan efektivitas senyawa aktifnya. Asam klorogenat dan polifenol dalam kopi robusta diketahui mudah teroksidasi dan sulit diserap oleh jaringan mulut. Untuk mengatasi tantangan ini, solusi yang dihadirkan adalah teknologi nanoenkapsulasi berbasis nanochitosan.
Inovasi ini tidak hanya berhenti di hasil riset, tetapi sudah didaftarkan sebagai merek dagang Coftoden. Proses produksinya pun sudah dipastikan memenuhi standar farmasi modern. “Luaran dari riset ini berupa empat publikasi internasional Scopus, tiga buku ber-ISBN, satu paten sederhana (submited), dan satu penghargaan nasional Gold Winner Diktisaintek 2024,” ungkapnya.
Adapun dampak nyata bagi masyarakat mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Ia juga menegaskan bahwa perjalanan riset kopi robusta Jember mencerminkan etos UNEJ yang unggul, sinergis, dan berdampak.
Lihat Juga :