Mahasiswa UNEJ Buktikan Reaktor Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Terapi Kanker

Rabu, 15 April 2026 - 16:30 WIB
loading...
Mahasiswa UNEJ Buktikan...
Mahasiswa Fisika UNEJ hadirkan pendekatan baru terapi kanker melalui kajian reaktor nuklir. Foto/UNEJ.
A A A
JAKARTA - Di tengah kebutuhan bahan terapi kanker yang masih terbatas, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Program Studi Fisika Universitas Jember (UNEJ) mencoba menghadirkan pendekatan baru melalui kajian reaktor nuklir.

Mereka adalah Muhammad Husein Shodiq, Abdulloh Hasan Shodiq, Damar Nusantoro, Rahmatika Ramadhani, Muhammad Al Rizyad, dan Ag Galang Renda Arjuna yang meneliti kemungkinan produksi Actinium-225, salah satu radioisotop penting dalam terapi kanker modern. Radioisotop ini diketahui mampu memancarkan radiasi alfa berenergi tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk menghancurkan sel kanker.

Baca juga: UNEJ Terima 3.367 Mahasiswa Baru Jalur SNBP 2026

Secara sederhana, reaktor nuklir ini umumnya dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) maupun untuk berbagai keperluan penelitian. Dari beragam jenis reaktor yang telah dikembangkan, Husein dan tim berfokus pada Gas Cooled Fast Reactor (GFR), yaitu jenis reaktor yang menggunakan gas helium sebagai sistem pendingin.

Dalam pengoperasiannya, kinerja reaktor tidak terlepas dari pemilihan bahan bakar yang digunakan. Pada penelitian ini, Husein menggunakan bahan bakar Uranium Nitrida dan Plutonium Nitrida (UN-PuN). Meskipun bahan bakar tersebut dapat menghasilkan Actinium-225, jumlah yang dihasilkan masih relatif sangat kecil, bahkan setelah reaktor beroperasi dalam waktu yang lama.

Baca juga: Jadi Pusat UTBK SNBT 2026, UNEJ Perkuat Sistem dan Antisipasi Kecurangan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
43 Dokter Baru Dilantik...
43 Dokter Baru Dilantik di UNEJ, Siap Mengabdi untuk Daerah Pedesaan dan Terpencil
Kemendiktisaintek Luncurkan...
Kemendiktisaintek Luncurkan Program Bestari Saintek 2026, Danai 122 Tim Riset
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Rekomendasi
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Berita Terkini
Padukan Sport Science...
Padukan Sport Science dan Karakter, Alumni S2 IKESOR FK Unair Tembus Sepak Bola Internasional
Istana Buckingham Buka...
Istana Buckingham Buka Lowongan Videografer Kerajaan, Berapa Gajinya?
Pengumuman Seleksi Ujian...
Pengumuman Seleksi Ujian Mandiri Undip 2026, Cek Kelulusan di Link Ini
Poltekkes Jakarta II...
Poltekkes Jakarta II Edukasi Lansia Diabetes soal Manfaat Gigi Tiruan di Kelurahan Pancoran
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Terbaru, Pendaftaran Dimulai 27 Juli dan Simak Caranya
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved