Frans Seda Award 2025 Beri Penghargaan ke 2 Srikandi Bidang Pendidikan dan Kemanusiaan
Kamis, 11 Desember 2025 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Mereka adalah Empriani Maria Ina Magi (Sekolah Alam Dyatame), Ima Novita Siregar (Alusi Tao Toba) dan Magdalena Oa Eda Tukan (Lembaga Arsip dan Kajian Simpasio Instutite) untuk kategori pendidikan, serta Dissa Syakina Ahdanisa (Deaf Café Finger Talk & Deaf Car Wash), Mariana Noda Ngara, (Relawan SOPAN/Solidaritas Perempuan dan Anak) dan Muhammad Aripin (Rumah Kreatif dan Pintar) untuk ketagori kemanusiaan.
Mereka menjalankan kerja nyata dalam isu pendidikan komunitas, pemberdayaan perempuan dan disabilitas, arsip budaya, literasi, hingga pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat. Mereka adalah contoh konkret kepedulian sosial yang diwujudkan melalui tindakan—selaras dengan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan harapan yang menjadi inti warisan Frans Seda.
Setelah melalui seleksi yang ketat, Dewan Juri yang diketuai oleh Prof. Rosdiana Sijabat (Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya) dan beranggotakan Pandu Satria Jati Bonifasius, (Yayasan Bhumiksara), Hasanuddin Ali (Nahdlatul Ulama), Haryo Damardono (Harian Kompas), Prof. Dr. Yustinus Budi Hermanto dan Prof. Dr. B.S. Kusbiantoro (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia/APTIK) memutuskan penerima Frans Sedda Award 2025 adalah:
- Empiriani Maria Ina Magi, untuk kategori Pendidikan
- Dissa Syakina Ahdanisa, untuk kategori Kemanusiaan
Selain itu Dewan Juri juga memilih pemenang favorit yaitu Muhammad Aripin.
Mereka menjalankan kerja nyata dalam isu pendidikan komunitas, pemberdayaan perempuan dan disabilitas, arsip budaya, literasi, hingga pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat. Mereka adalah contoh konkret kepedulian sosial yang diwujudkan melalui tindakan—selaras dengan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan harapan yang menjadi inti warisan Frans Seda.
Penganugerahan Frans Seda Award 2025
Setelah melalui seleksi yang ketat, Dewan Juri yang diketuai oleh Prof. Rosdiana Sijabat (Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya) dan beranggotakan Pandu Satria Jati Bonifasius, (Yayasan Bhumiksara), Hasanuddin Ali (Nahdlatul Ulama), Haryo Damardono (Harian Kompas), Prof. Dr. Yustinus Budi Hermanto dan Prof. Dr. B.S. Kusbiantoro (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia/APTIK) memutuskan penerima Frans Sedda Award 2025 adalah:
- Empiriani Maria Ina Magi, untuk kategori Pendidikan
- Dissa Syakina Ahdanisa, untuk kategori Kemanusiaan
Selain itu Dewan Juri juga memilih pemenang favorit yaitu Muhammad Aripin.
(nnz)
Lihat Juga :