Manajemen Pesantren Berbasis Kinerja Jadi Sorotan Kuliah Umum Universitas Darunnajah
Kamis, 18 Desember 2025 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Basnang juga memaparkan peran negara yang semakin kuat dalam mendukung pesantren, baik melalui kebijakan, regulasi, maupun anggaran. Ia menyoroti peningkatan dukungan negara sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, hingga rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, yang menandai penguatan posisi pesantren tidak hanya dalam fungsi pendidikan, tetapi juga dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Lebih lanjut, disampaikan berbagai program strategis pengembangan pesantren, di antaranya: penguatan kemandirian ekonomi pesantren melalui inkubasi bisnis dan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP), pengembangan Pesantren Ramah Anak dan Ramah Lingkungan, peningkatan life skill santri melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Pesantren, hingga program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) untuk mencetak kader ulama, pemimpin, dan profesional yang berdaya saing global.
Menurutnya, pesantren yang kuat adalah pesantren yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, didukung manajemen yang profesional, berjejaring dengan negara dan masyarakat, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Dengan demikian, pesantren diharapkan benar-benar menjadi pusat lahirnya peradaban Islam yang maju, mandiri, dan mendunia.
Kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa Pascasarjana Universitas Darunnajah serta para praktisi pendidikan Islam dalam mengelola dan mengembangkan pesantren secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, disampaikan berbagai program strategis pengembangan pesantren, di antaranya: penguatan kemandirian ekonomi pesantren melalui inkubasi bisnis dan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP), pengembangan Pesantren Ramah Anak dan Ramah Lingkungan, peningkatan life skill santri melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Pesantren, hingga program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) untuk mencetak kader ulama, pemimpin, dan profesional yang berdaya saing global.
Menurutnya, pesantren yang kuat adalah pesantren yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, didukung manajemen yang profesional, berjejaring dengan negara dan masyarakat, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Dengan demikian, pesantren diharapkan benar-benar menjadi pusat lahirnya peradaban Islam yang maju, mandiri, dan mendunia.
Kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa Pascasarjana Universitas Darunnajah serta para praktisi pendidikan Islam dalam mengelola dan mengembangkan pesantren secara berkelanjutan.
(nnz)
Lihat Juga :