Rangkaian Natal Nasional 2025, UPH Tuan Rumah Seminar Nasional Bertema Ketahanan Keluarga
Rabu, 04 Februari 2026 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Ia berharap, dengan langkah nyata yang diberikan bisa menambah refleksi Natal sebagai momen lahirnya generasi baru yang berani memperjuangkan kebenaran dan keadilan. “Semoga kita semua bisa menjadi anak-anak Tuhan yang menegakkan kebenaran dan keadilan, apapun resikonya,” tambah dia.
Sementara itu, Rektor Universitas Pelita Harapan, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak menekankan bahwa seminar ini mengajak masyarakat untuk sadar bahwa keluarga menjadi tonggak membangun kehidupan termasuk pendidikan. Menurutnya, keluarga merupakan ruang pertama pembentukan karakter, nilai, dan iman yang menuntun setiap anggotanya untuk bertumbuh secara utuh dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
“Melalui pendidikan, UPH ingin terus mengambil peran sebagai alat Tuhan untuk membawa harapan dan dampak positif bagi bangsa,” tegas Jonathan.
Senada dengan Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, Koordinator Seminar Nasional 2026, Pdt. Prof. Binsar Jonathan Pakpahan mengungkapkan alasan mengapa seminar tersebut digelar di lingkungan kampus. Ia menilai, kampus merupakan ruang strategis untuk mendekatkan kembali nilai-nilai keluarga kepada generasi muda, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pendidikan sejatinya berawal dari rumah. Apalagi, keluarga memegang peranan utama dalam pembentukan karakter dan kekuatan iman seseorang.
“Perguruan tinggi harus menjadi ruang untuk membicarakan nilai-nilai keluarga, ketahanan, dan iman. Dari kampus inilah kita ingin membangun fondasi yang kuat bagi keluarga-keluarga Indonesia ke depan,” ungkap Binsar.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto selaku pemateri seminar menuturkan bahwa sumber daya manusia yang unggul dapat disiapkan secara matang melalui pendidikan. Ia menilai, penguasaan teknologi sudah menjadi kebutuhan mendasar yang harus dimiliki generasi muda.
“Pendidik merupakan garda terdepan dalam proses pembentukan kualitas SDM, karena dari tangan merekalah lahir generasi yang siap menghadapi tantangan zaman. Pendidikan yang dikelola dengan baik akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan SDM yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing,” tutur Brian.
Sementara itu, Rektor Universitas Pelita Harapan, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak menekankan bahwa seminar ini mengajak masyarakat untuk sadar bahwa keluarga menjadi tonggak membangun kehidupan termasuk pendidikan. Menurutnya, keluarga merupakan ruang pertama pembentukan karakter, nilai, dan iman yang menuntun setiap anggotanya untuk bertumbuh secara utuh dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
“Melalui pendidikan, UPH ingin terus mengambil peran sebagai alat Tuhan untuk membawa harapan dan dampak positif bagi bangsa,” tegas Jonathan.
Senada dengan Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, Koordinator Seminar Nasional 2026, Pdt. Prof. Binsar Jonathan Pakpahan mengungkapkan alasan mengapa seminar tersebut digelar di lingkungan kampus. Ia menilai, kampus merupakan ruang strategis untuk mendekatkan kembali nilai-nilai keluarga kepada generasi muda, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pendidikan sejatinya berawal dari rumah. Apalagi, keluarga memegang peranan utama dalam pembentukan karakter dan kekuatan iman seseorang.
“Perguruan tinggi harus menjadi ruang untuk membicarakan nilai-nilai keluarga, ketahanan, dan iman. Dari kampus inilah kita ingin membangun fondasi yang kuat bagi keluarga-keluarga Indonesia ke depan,” ungkap Binsar.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto selaku pemateri seminar menuturkan bahwa sumber daya manusia yang unggul dapat disiapkan secara matang melalui pendidikan. Ia menilai, penguasaan teknologi sudah menjadi kebutuhan mendasar yang harus dimiliki generasi muda.
“Pendidik merupakan garda terdepan dalam proses pembentukan kualitas SDM, karena dari tangan merekalah lahir generasi yang siap menghadapi tantangan zaman. Pendidikan yang dikelola dengan baik akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan SDM yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing,” tutur Brian.
Lihat Juga :