Pemberian Bantuan Paket Kuota bisa Dilakukan 2 Tahap

Kamis, 17 September 2020 - 15:08 WIB
loading...
Pemberian Bantuan Paket...
Beberapa mahasiswa mengikuti kuliah jarak jauh. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kemendikbud diminta untuk melakukan penyaluran bantuan kuota kepada dosen dan mahasiswa selama dua tahap. Sebab meski proses pendataan belum selesai namun bantuan kuota Kemendikbud sangat dinanti oleh semua dosen dan mahasiswa.

Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta Edy Suandi Hamid mengatakan, bantuan kuota yang akan diberikan kepada dosen dan mahasiswa sebanyak 50 GB/bulan itu memang sangat dinanti dan dibutuhkan oleh perguruan tinggi. "Kita berharap itu turun secepatnya bersamaan tahun ajaran baru yang baru saja dimulai,” katanya ketika dihubungi SINDOnews, Kamis (17/9).

Edy berpendapat, agar bantuan itu bisa dimanfaatkan secepatnya maka Kemendikbud bisa menurunkan bantuan tersebut dalam dua tahap. Yakni pada tahap pertama bantuan diturunkan bagi perguruan tinggi yang datanya sudah lengkap. (Baca juga: Sinergikan PT dan Industri, Kemendikbud Minta Dukungan Diaspora )

"Sedangkan sisanya yang sedang diverifikasi bisa diturunkan di tahap kedua dan diberi batas waktu keduanya sampai akhir bulan misalnya," ujar mantan Rektor Universitas Islam Indonesia ini.

Edy menilai, kebijakan bantuan kuota ini memang sangat positif meski dia menilai semestinya kebijakan ini diambil pada saat awal pandemi berlangsung saat kampus sangat membutuhkan, utamanya mahasiswa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keren, Mahasiswa PENS...
Keren, Mahasiswa PENS Raih Juara Kompetisi Satelit Mini Dunia di Amerika Serikat
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Puncak Kalpasastra 2026,...
Puncak Kalpasastra 2026, BEMP Sastra Indonesia UNJ Hadirkan Salman Aristo
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
5 Mahasiswa Gugat Pasal...
5 Mahasiswa Gugat Pasal Karet UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
Rekomendasi
Luis Figo Ramaikan Pesta...
Luis Figo Ramaikan Pesta Bola HGI 2026, KORMINAS Perkuat Pengembangan Olahraga Pikiran
Comeback McGregor Berakhir...
Comeback McGregor Berakhir Tragis, Cedera di Detik Pertama dan Kalah TKO
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Berita Terkini
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved