Akademisi Nilai Keberhasilan Program MBG Bergantung pada Rantai Pasok Aman
Rabu, 04 Maret 2026 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Keterlambatan distribusi dapat meningkatkan risiko kontaminasi dan menurunkan kualitas makanan yang dikonsumsi penerima manfaat. Erni menilai penguatan rantai pasok lokal dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan distribusi.
Menurutnya, pelibatan produsen lokal seperti petani, nelayan, dan koperasi desa dapat membantu menjaga kesegaran bahan baku sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Dengan memprioritaskan penyerapan bahan baku dari produsen lokal di sekitar satuan pelayanan, kualitas pangan dapat lebih terjaga dan risiko penurunan kualitas selama distribusi dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, pelaku usaha logistik, serta masyarakat setempat untuk memastikan distribusi berjalan efektif, terutama di wilayah dengan tantangan geografis.
Secara keseluruhan, Erni menilai program MBG memiliki potensi besar untuk mendukung kesehatan anak, menekan angka stunting, dan memperkuat ekonomi lokal. Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada pembenahan sistem rantai pasok dan pengawasan kualitas secara menyeluruh.
“Tanpa penguatan rantai pasok, pengawasan kualitas, dan standardisasi pelaksanaan, program ini berisiko kehilangan kepercayaan publik dan tidak mencapai tujuan yang diharapkan,” katanya.
Menurutnya, pelibatan produsen lokal seperti petani, nelayan, dan koperasi desa dapat membantu menjaga kesegaran bahan baku sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Dengan memprioritaskan penyerapan bahan baku dari produsen lokal di sekitar satuan pelayanan, kualitas pangan dapat lebih terjaga dan risiko penurunan kualitas selama distribusi dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, pelaku usaha logistik, serta masyarakat setempat untuk memastikan distribusi berjalan efektif, terutama di wilayah dengan tantangan geografis.
Secara keseluruhan, Erni menilai program MBG memiliki potensi besar untuk mendukung kesehatan anak, menekan angka stunting, dan memperkuat ekonomi lokal. Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada pembenahan sistem rantai pasok dan pengawasan kualitas secara menyeluruh.
“Tanpa penguatan rantai pasok, pengawasan kualitas, dan standardisasi pelaksanaan, program ini berisiko kehilangan kepercayaan publik dan tidak mencapai tujuan yang diharapkan,” katanya.
(nnz)
Lihat Juga :