Bangkit dari Rasa Malas Usai Lebaran, Ini Tips Efektif untuk Mahasiswa dari Pakar Unesa
Selasa, 24 Maret 2026 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, persaingan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata, tetapi juga oleh kemampuan soft skill serta pengalaman berorganisasi. Oleh karena itu, masa transisi setelah liburan dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk kembali mengembangkan potensi diri.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya self-awareness atau kesadaran diri. Mahasiswa yang memahami pola kerja dan kondisi emosionalnya akan lebih mudah menentukan strategi belajar yang efektif, termasuk mengatur waktu istirahat secara seimbang.
Untuk membantu mengembalikan fokus, Meita menyarankan penggunaan metode Pomodoro. Teknik ini dilakukan dengan cara belajar atau bekerja selama 25 menit, kemudian diselingi istirahat singkat selama 5 menit secara berulang.
“Metode ini membuat kita tetap produktif tanpa merasa terbebani. Kita bisa mulai secara perlahan meskipun suasana hati belum sepenuhnya stabil,” jelasnya.
Melalui langkah-langkah reflektif serta penerapan teknik belajar yang praktis, mahasiswa diharapkan mampu memulihkan kembali energi positif. Transisi yang terstruktur tidak hanya membantu menyelesaikan tanggung jawab akademik, tetapi juga membentuk mental yang lebih siap dalam menghadapi tantangan ke depan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya self-awareness atau kesadaran diri. Mahasiswa yang memahami pola kerja dan kondisi emosionalnya akan lebih mudah menentukan strategi belajar yang efektif, termasuk mengatur waktu istirahat secara seimbang.
Untuk membantu mengembalikan fokus, Meita menyarankan penggunaan metode Pomodoro. Teknik ini dilakukan dengan cara belajar atau bekerja selama 25 menit, kemudian diselingi istirahat singkat selama 5 menit secara berulang.
“Metode ini membuat kita tetap produktif tanpa merasa terbebani. Kita bisa mulai secara perlahan meskipun suasana hati belum sepenuhnya stabil,” jelasnya.
Melalui langkah-langkah reflektif serta penerapan teknik belajar yang praktis, mahasiswa diharapkan mampu memulihkan kembali energi positif. Transisi yang terstruktur tidak hanya membantu menyelesaikan tanggung jawab akademik, tetapi juga membentuk mental yang lebih siap dalam menghadapi tantangan ke depan.
(nnz)
Lihat Juga :