Kisah Tania Anastasya, Lulusan Tercepat UGM Raih Gelar S2 Manajemen dalam 1 Tahun
Senin, 27 April 2026 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memastikan kualitas penelitian tetap optimal meskipun dalam waktu yang relatif singkat, Tania menekankan pentingnya perencanaan sejak awal studi. Setiap tahapan penelitian, mulai dari penyusunan proposal, pengembangan bab, analisis data, hingga penarikan kesimpulan, dirancang secara sistematis.
Selain itu, kedisiplinan dalam mengikuti bimbingan serta evaluasi mandiri secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil akhir. “Saya merencanakan penelitian sejak awal, mulai dari proposal hingga kesimpulan, serta disiplin mengikuti bimbingan dan melakukan evaluasi mandiri,” jelasnya.
Di balik pencapaian prestasi akademiknya yang gemilang, terdapat sejumlah pengorbanan yang harus dilakukan Tania, terutama dalam mengurangi waktu bersosialisasi dan menikmati hiburan bersama rekannya.
Bahkan saat penyusunan tesis, khususnya pada tahap analisis data, menjadi periode yang paling menuntut fokus dan intensitas kerja tinggi. Meski demikian, ia memaknai pengorbanan tersebut sebagai bagian integral dari proses pembelajaran dan pengalaman berharga.
“Saya sempat mengurangi waktu bersosialisasi dan hiburan, bahkan saat momen seperti tahun baru, karena fokus menyusun Bab 4. Namun, saya menganggap itu sebagai bagian dari perjuangan dan pengalaman berharga,” kenangnya.
Selama menempuh studi di MM UGM, Tania merasakan pengalaman akademik yang positif serta lingkungan kampus yang suportif. Ia menilai atmosfer akademik yang kolaboratif turut mendukung percepatan studinya.
Ke depan, Tania berkeinginan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh sekaligus berkontribusi dalam dunia akademik dan masyarakat luas. “Saya berharap dapat menjadi bagian dari akademisi dan berkontribusi bagi masyarakat melalui ilmu yang saya miliki,” pungkasnya.
Selain itu, kedisiplinan dalam mengikuti bimbingan serta evaluasi mandiri secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil akhir. “Saya merencanakan penelitian sejak awal, mulai dari proposal hingga kesimpulan, serta disiplin mengikuti bimbingan dan melakukan evaluasi mandiri,” jelasnya.
Pengorbanan, Pengalaman, dan Harapan ke Depan
Di balik pencapaian prestasi akademiknya yang gemilang, terdapat sejumlah pengorbanan yang harus dilakukan Tania, terutama dalam mengurangi waktu bersosialisasi dan menikmati hiburan bersama rekannya.
Bahkan saat penyusunan tesis, khususnya pada tahap analisis data, menjadi periode yang paling menuntut fokus dan intensitas kerja tinggi. Meski demikian, ia memaknai pengorbanan tersebut sebagai bagian integral dari proses pembelajaran dan pengalaman berharga.
“Saya sempat mengurangi waktu bersosialisasi dan hiburan, bahkan saat momen seperti tahun baru, karena fokus menyusun Bab 4. Namun, saya menganggap itu sebagai bagian dari perjuangan dan pengalaman berharga,” kenangnya.
Selama menempuh studi di MM UGM, Tania merasakan pengalaman akademik yang positif serta lingkungan kampus yang suportif. Ia menilai atmosfer akademik yang kolaboratif turut mendukung percepatan studinya.
Ke depan, Tania berkeinginan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh sekaligus berkontribusi dalam dunia akademik dan masyarakat luas. “Saya berharap dapat menjadi bagian dari akademisi dan berkontribusi bagi masyarakat melalui ilmu yang saya miliki,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :