Kisah Tania Anastasya, Lulusan Tercepat UGM Raih Gelar S2 Manajemen dalam 1 Tahun
Senin, 27 April 2026 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengaku tantangan terbesar yang dihadapi saat kuliah terletak pada pengelolaan waktu. Ia harus mampu menyeimbangkan berbagai tuntutan, mulai dari proses penelitian, intensitas bimbingan, penyelesaian tugas akademik, hingga menjaga keseimbangan kehidupan pribadi.
Baca juga: Kisah Bolad, Mahasiswa Palestina yang Jadi Wisudawan Tercepat UMS dengan IPK 3,96
Untuk itu, ia menerapkan manajemen waktu melalui penyusunan jadwal yang rinci dan konsistensi. “Saya membuat jadwal yang terstruktur dan berusaha menjalankannya secara konsisten agar semua dapat berjalan seimbang,” ujarnya.
Sementara tesis yang disusunnya mengangkat isu aktual dalam sektor keuangan dengan judul Analisis Reaksi Pasar Saham Terhadap Pengumuman Pemindahan Rp200 Triliun oleh Pemerintah Indonesia Kepada Bank BUMN. Penelitian ini berfokus pada analisis reaksi pasar modal terhadap kebijakan pemerintah tersebut, khususnya dalam melihat perubahan abnormal return pada saham perbankan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa saham bank BUMN mengalami abnormal return positif, meskipun tidak signifikan secara statistik, sementara saham bank swasta menunjukkan abnormal return negatif yang signifikan.
Baca juga: Anti Nganggur, Lulusan Unair Hanya Tunggu 3 Bulan untuk Dapat Pekerjaan Pertama
“Saya ingin melihat perubahan abnormal return dari kebijakan tersebut. Hasilnya, saham bank BUMN menghasilkan abnormal return positif namun tidak signifikan, sedangkan bank swasta menunjukkan abnormal return negatif yang signifikan,” paparnya.
Baca juga: Kisah Bolad, Mahasiswa Palestina yang Jadi Wisudawan Tercepat UMS dengan IPK 3,96
Untuk itu, ia menerapkan manajemen waktu melalui penyusunan jadwal yang rinci dan konsistensi. “Saya membuat jadwal yang terstruktur dan berusaha menjalankannya secara konsisten agar semua dapat berjalan seimbang,” ujarnya.
Tesis Angkat Isu Reaksi Pasar Saham
Sementara tesis yang disusunnya mengangkat isu aktual dalam sektor keuangan dengan judul Analisis Reaksi Pasar Saham Terhadap Pengumuman Pemindahan Rp200 Triliun oleh Pemerintah Indonesia Kepada Bank BUMN. Penelitian ini berfokus pada analisis reaksi pasar modal terhadap kebijakan pemerintah tersebut, khususnya dalam melihat perubahan abnormal return pada saham perbankan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa saham bank BUMN mengalami abnormal return positif, meskipun tidak signifikan secara statistik, sementara saham bank swasta menunjukkan abnormal return negatif yang signifikan.
Baca juga: Anti Nganggur, Lulusan Unair Hanya Tunggu 3 Bulan untuk Dapat Pekerjaan Pertama
“Saya ingin melihat perubahan abnormal return dari kebijakan tersebut. Hasilnya, saham bank BUMN menghasilkan abnormal return positif namun tidak signifikan, sedangkan bank swasta menunjukkan abnormal return negatif yang signifikan,” paparnya.
Lihat Juga :