Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO

Senin, 06 Juli 2026 - 19:49 WIB
loading...
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen secara resmi menyerahkan pengelolaan Sekretariat Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) kepada Kementerian Kebudayaan. Foto/Kemendikdasmen.
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) secara resmi menyerahkan pengelolaan Sekretariat Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) kepada Kementerian Kebudayaan.

Serah terima ini merupakan bagian dari proses transisi kelembagaan untuk memperkuat tata kelola KNIU sekaligus memastikan keberlanjutan pelaksanaan tugas dan fungsinya di bawah koordinasi Kementerian Kebudayaan.

Baca juga: Tertarik Menjadi Guru? Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi PPG 2026

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengapresiasi kontribusi KNIU yang selama lebih dari tujuh dekade telah menjadi penghubung Indonesia dengan UNESCO. “Kita harapkan kontribusi dan prestasinya akan lebih besar lagi,” ujar Pratikno, melalui siaran pers, Senin (6/7/2026).

Ia menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menghasilkan keputusan dan langkah-langkah konkret secara domestik dan internasional. Selain itu, diperlukan sinergi dalam dukungan anggaran, penguatan sumber daya manusia di setiap kementerian/lembaga sebagai focal point, serta sosialisasi yang lebih luas kepada pemerintah daerah mengingat berbagai program dan warisan UNESCO tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Harapannya, ini menjadi sebuah gerakan nasional yang dijalankan secara sinergis dengan manajemen yang bagus, koordinasi yang bagus, sumber daya manusia yang bagus, serta komitmen dari seluruh pihak,” tambahnya.

Baca juga: Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dengan UNESCO merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa dalam memajukan pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, komunikasi, dan informasi. Selama lebih dari 70 tahun, KNIU telah menjadi jembatan strategis yang memperkuat kerja sama Indonesia dengan UNESCO.

Melalui KNIU, berbagai gagasan, pengalaman, dan praktik baik Indonesia dapat diperkenalkan kepada masyarakat dunia. Sebaliknya, berbagai perkembangan pemikiran global juga menjadi referensi dalam memperkuat pembangunan nasional.

Mendikdasmen menuturkan, melalui kerja sama dengan UNESCO, Indonesia telah mencatat berbagai capaian penting. Di bidang pendidikan, Indonesia menerima Medali Emas Avicenna pada 1993 sebagai pengakuan atas keberhasilan memperluas akses pendidikan. Pada 2023, Bahasa Indonesia juga resmi ditetapkan sebagai bahasa sidang umum UNESCO.

Di bidang kebudayaan, Indonesia memiliki enam warisan budaya dunia, 16 warisan budaya takbenda UNESCO, serta tujuh kota yang tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network. Sementara itu, pada bidang ilmu pengetahuan, Indonesia memiliki empat warisan alam dunia, 12 UNESCO Global Geopark, dan 21 cagar biosfer UNESCO. Di bidang komunikasi dan informasi, Indonesia telah menginskripsikan 16 Memory of the World, termasuk arsip surat-surat R.A. Kartini.

Selain itu, Indonesia juga telah sembilan kali dipercaya menjadi anggota Executive Board UNESCO. Pada Juni 2026, Indonesia kembali memperoleh kepercayaan sebagai anggota Komite Antarpemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Takbenda periode 2026–2030. Kepercayaan tersebut merupakan pengakuan atas kontribusi aktif Indonesia dalam memajukan nilai-nilai UNESCO di tingkat global.

Ia menambahkan, selama KNIU berada di bawah koordinasi Kemendikdasmen beserta kementerian-kementerian pendahulunya, berbagai pengalaman, jejaring internasional, serta sistem kelembagaan telah dibangun sebagai modal penting untuk melanjutkan penguatan peran KNIU.

“Kami meyakini bahwa pengalihan penyelenggaraan ini bukanlah perpindahan tanggung jawab semata, melainkan estafet pengabdian. Yang berpindah hanyalah tata kelola administrasi, sedangkan yang tetap hidup adalah semangat dan komitmen untuk membawa Indonesia semakin berperan dalam membangun perdamaian dunia melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, komunikasi, dan informasi,” kata Mendikdasmen.

Mu’ti menegaskan bahwa Kemendikdasmen akan tetap memberikan dukungan sesuai dengan kewenangannya, khususnya dalam pelaksanaan berbagai program UNESCO di bidang pendidikan. Ia optimistis sinergi yang telah terbangun akan terus berlanjut dan semakin kuat pada masa mendatang.

“Atas nama Kemendikdasmen, kami menyerahkan penyelenggaraan KNIU beserta seluruh arsip, dokumen, dan administrasi kelembagaannya kepada Kementerian Kebudayaan. Kami meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Menteri Kebudayaan, KNIU akan semakin kuat, adaptif, dan mampu memperkuat diplomasi Indonesia di forum internasional,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
Tertarik Menjadi Guru?...
Tertarik Menjadi Guru? Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi PPG 2026
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Rekomendasi
Akankah Spanyol Siap...
Akankah Spanyol Siap Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia?
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Berita Terkini
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
PMB 2026 Universitas...
PMB 2026 Universitas BSI Gelombang 5 Telah Dibuka, Tersedia Prodi Baru!
ITB Buka Rekrutmen Dosen...
ITB Buka Rekrutmen Dosen Tidak Tetap 2026, Cek Syarat dan Jadwalnya
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah SD, SMP, SMA 2026, Orang Tua Wajib Tahu Sebelum Membeli
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved