Kemendikbud Ingin 75% Paud di Indonesia Menjadi Paud Holistik Integratif
Kamis, 24 September 2020 - 05:41 WIB
loading...
Dirjen Pendidikan Paud, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kemendikbud menargetkan menurunkan angka stunting di Indonesia dengan keberadaan Paud Holistik Integratif (HI). Hingga tahun 2024 nanti, Kemendikbud ingin 75% Paud bisa menerapkan Paud HI.
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri mengatakan, Kemendikbud memiliki program Paud HI yang menjadi andalan untuk mencegah stunting. Hal ini sesuai dengan Perpres No 60/2013 tentang Paud HI. (Baca juga: Kemendikbud akan Tekan Angka Stunting melalui Paud )
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah ini mengatakan, sebuah Paud dikatakan integratif karena ada perwujudan sinergi yang dilakukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan dunia industri.
"Holistik adalah mewujudkan pemenuhan kebutuhan anak usia dini yang esensial. Meliputi gizi, kesehatan, pendidikan dan perlindungan sehingga anak bisa tumbuh kembang optimal," katanya pada webinar Komitmen Konvergensi Cegah Stunting melalui Peningkatan Layanan Paud melalui Youtube Kemendikbud RI, Rabu (23/9).
Diketahui, berdasarkan data Kemendikbud jumlah Paud HI saat ini secara nasional ada 53.344 lembaga Paud. Jumeri menjelaskan, Kemendikbud memiliki program piloting Paud HI. Yang dimulai dengan pembelajaran dari Paud HI oleh pemerintah dan non pemerintah. (Baca juga: Mendikbud Tetap Terapkan Kurikulum Baru di Sekolah Penggerak )
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri mengatakan, Kemendikbud memiliki program Paud HI yang menjadi andalan untuk mencegah stunting. Hal ini sesuai dengan Perpres No 60/2013 tentang Paud HI. (Baca juga: Kemendikbud akan Tekan Angka Stunting melalui Paud )
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah ini mengatakan, sebuah Paud dikatakan integratif karena ada perwujudan sinergi yang dilakukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan dunia industri.
"Holistik adalah mewujudkan pemenuhan kebutuhan anak usia dini yang esensial. Meliputi gizi, kesehatan, pendidikan dan perlindungan sehingga anak bisa tumbuh kembang optimal," katanya pada webinar Komitmen Konvergensi Cegah Stunting melalui Peningkatan Layanan Paud melalui Youtube Kemendikbud RI, Rabu (23/9).
Diketahui, berdasarkan data Kemendikbud jumlah Paud HI saat ini secara nasional ada 53.344 lembaga Paud. Jumeri menjelaskan, Kemendikbud memiliki program piloting Paud HI. Yang dimulai dengan pembelajaran dari Paud HI oleh pemerintah dan non pemerintah. (Baca juga: Mendikbud Tetap Terapkan Kurikulum Baru di Sekolah Penggerak )
Lihat Juga :